Ilustrasi: Membersihkan dinding dengan Loxus Cleaner. (Dok. Loxus Cleaner)
JawaPos.com - Perabot rumah tangga dan toilet yang kotor, berkerak, dan berkarat memang cukup mengganggu. Selain merusak keindahan, perabot-perabot di rumah yang berkarat juga akan rentan rusak dan menjadi sarang bakteri. Karat dan kerak memang dapat timbul di berbagai peralatan, perabot luar ruang, atau apapun yang terbuat dari logam di dalam rumah. Jika dibiarkan, karat akan menimbulkan korosi parah dan menghancurkan objek yang dihinggapinya.
Loxus Cleaner merupakan inovasi produk dari PT Natas Nitis Netes. Loxus Cleaner dibuat dengan formula khusus untuk mengatasi hal tersebut dan menjadi solusi membersihkan peralatan di rumah maupun toilet yang berkerak dan karat yang sulit dihilangkan.
Selain itu, cairan pembersih Loxus Cleaner juga dapat mengatasi masalah karat dan kerak yang menempel tanpa merusak permukaannya. Dibandingkan dengan produk sejenis lainnya, Loxus Cleaner terbuat dari bahan-bahan terpilih yang mampu membersihkan karat dan kerak dengan mendalam pada perabotan rumah tangga dan toilet dengan tetap menjaga kilau permukaannya, sehingga barang akan tampak seperti baru setelah dibersihkan.
“Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan Loxus Cleaner ke dalam pasar. Produk ini adalah hasil dari upaya penelitian dan pengembangan yang intensif untuk memberikan solusi pembersihan yang tangguh tapi aman untuk berbagai kebutuhan rumah tangga,” kata Founder dan CEO PT Natas Nitis Netes, Tegar Adjie Baskoro dalam keterangan tertulisnya.
Semua produk Loxus Cleaner telah memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sehingga konsumen tidak perlu khawatir terhadap kualitas dan keamanannya. Tegar juga menjelaskan bahwa bahwa kegiatan membersihkan peralatan rumah tentu membutuhkan treatment dan bahan pembersih yang berbeda pula.
Produk-produk Loxus Cleaner. (Dok. Loxus Cleaner)
Karenanya, Loxus Cleaner mengeluarkan banyak variasi produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan surface yang akan dibersihkan. Produk pertama, yakni Loxus Cleaner digunakan untuk membersihkan benda berkerak dan berkarat yang dapat dijangkau seperti peralatan dapur dan kamar mandi. Penggunaan Loxus Cleaner tidak untuk produk/benda yang menggunakan lapisan seperti chrome, cat dan lapisan lainnya.
Varian lainnya adalah Loxus Instant Cleaner yang digunakan untuk membersihkan noda membandel seperti tas, sepatu, interior mobil, atau pada permukaan yang licin. Sementara, Loxus Fabric Cleaner khusus untuk membersihkan noda membandel pada baju, mukena, sarung, bantal, gorden, vitrase gorden dan bahan-bahan kain lainnya. Selain itu, juga ada Loxus Washing Machine Cleaner yang dipakai untuk membersihkan kotoran di dalam mesin cuci yang tidak terjangkau. Produk kelima, yaitu Loxus Multisurface Cleaner yang digunakan untuk membersihkan debu dan minyak pada meja, jendela, serta kompor. Terakhir, ada Loxus Hardsurface Cleaner yang bisa membersihkan nat, granit, sampai batu alam yang sudah lama menguning atau berjamur.
Melalui komentar pembelanjaan e-commerce, Glasnosti konsumen Loxus Cleaner mengatakan “Produk bintang 5, kalo bisa 10! buat kran air jadi mengkilat lagi, buat yang agak lama berkerak bisa diolesin lebih banyak terus disikat pakai kawat langsung cling! selain itu, dipakai untuk ubin atau keramik (bukan granit) juga bisa”.
Hadirnya ragam produk ini, Loxus Cleaner berkomitmen untuk memberikan solusi pembersihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, menjaga kebersihan peralatan rumah, dan mencegah penyebaran kuman yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Sejak dibangun pada 23 November 2019, Loxus Cleaner telah mencatat jumlah transaksi pembelian per bulan hingga lebih dari 20 ribu transaksi. Bagi masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan semua produk Loxus Cleaner bisa diperoleh melalui marketplace kesayangan konsumen, seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli dan Whatsapp bisnis yang tertera di bio Instagram Loxus Cleaner.
“Saat ini penjualan Loxus Cleaner telah mencakup seluruh Indonesia. Kami memiliki empat titik warehouse pengiriman di seluruh Indonesia. Semoga kedepannya kami dapat memperluas jaringan distribusi kami hingga keluar Indonesia,” tutup Tegar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
