Jenny Yohana Kansil dalam peluncuran buku. (Jenny for JawaPos.com)
JawaPos.com – Tak perlu meragukan nama Jenny Yohana Kansil di dunia mode Indonesia dan global. Selain sukses dengan karya-karyanya, tangan dingin Jenny juga berhasil menelurkan desainer-desainer ternama Indonesia.
Sebut saja, desainer Julianto dan Tities Sapoetra, merupakan dua dari ribuan desainer, yang berhasil mencetuskan namanya usai belajar di Istituto di Moda Burgo Indonesia, yang didirikan Jenny. Namun, siapa sangka, Jenny justru pernah merasa dirinya tidak berbakat di dunia mode yang kini membesarkan namanya.
Saat peluncuran buku biografi ‘Jejak Inovatif Jenny Yohana Kansil-Desainer & Pendiri Istituto di Muda Burgo Indonesia’, Jenny mengungkapkan kalau dirinya tidak berbakat untuk mengarungi panggung mode. Apalagi akan mendirikan tempat belajar yang bermanfaat bagi industri fashion Indonesia.
Namun, ungkapnya, untuk berkarya di dunia mode bukan hanya butuh bakat tapi juga keahlian. “Skill atau keahlian itu bisa dipelajari,” ujar Jenny baru-baru ini.
Untuk itu, ia membagikan kisah perjuangannya dari nol di dunia mode dalam buku setebal 168 halaman. Baginya, tekad kuat dan kemahirannya merespons kesempatan, telah membuka jalan untuk mendirikan Istituto di Moda Burgo Indonesia, the first Italian fashion school that brings Italian know-how in Indonesia.
Dengan kata lain, Jenny juga menikmati perannya sebagai pendidik selain pengusaha di dunia mode. Ia membagikan perjuangan bagaimana harus mampu menangkap visi dari setiap murid dan membantu mewujudkannya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
