
Hanya mengosumsi kopi di pagi hari bisa membuat Anda merasa lapar. (She Finds)
JawaPos.com - Buat sebagian orang, ketika mendapati pikiran sedang buntu dan suntuk akan pekerjaan, maka minum kopi dipercaya bisa mengembalikan mood. Bahkan dikatakan dengan minum kopi, produktivitas kerja bisa meningkat. Bahkan, dikatakan bisa lebih kreatif ketika minum kopi. Benarkah minum kopi punya peran dalam meningkatkan produktivitas dan kreativitas?
Sesuai laporan di IANS, peneliti studi Darya Zabelina yang juga menjabat sebagai Asisten Profesor di Universitas Arkansas di Amerika Serikat, mengatakan, kafein dalam budaya Barat secara stereotip dikaitkan dengan pekerjaan kreatif dan gaya hidup. Kopi memiliki stereotip atau anggapan sebagai minuman yang meningkatkan energi.
Memang benar, ada manfaat untuk kognitif (daya pikir) dari kafein. Seperti peningkatan kewaspadaan, peningkatan kewaspadaan, peningkatan fokus dan peningkatan kinerja motorik. Namun efek stimulan pada kreativitas kurang diketahui.
Sehingga sesuai temuan penelitian terbaru, minum secangkir kopi dikatakan dapat meningkatkan kreativitas belum terbukti. Kafein dapat meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah, tetapi tidak memiliki kaitan dengan stimulasi kreativitas. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Consciousness and Cognition seperti dilansir dari NDTV, Senin (9/3).
Laporan itu mengatakan, para peneliti dalam studi baru membedakan pemikiran 'konvergen' dari 'divergen'. Yakni pemikiran pertama didefinisikan sebagai mencari solusi spesifik untuk suatu masalah. Di sisi lain, pemikiran yang berbeda didefinisikan sebagai penciptaan ide.
Dengan kata lain, studi ini menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh atau tak ada hubungan yang signifikan antara kopi terhadap memori kinerja. Namun, para relawan penelitian melaporkan bahwa seseorang yang mengonsumsi kopi memang mengaku lebih segar dan tak stres lagi.
Sebelumnya, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Alcohol pada 2016, menyatakan bahwa konsumsi minuman berkafein tinggi mungkin memiliki beberapa efek negatif pada otak remaja. Kesimpulannya, kopi baik untuk menjadi mood booster, namun dalam jumlah batasan tertentu.
Sedangkan minum kopi tak ada kaitannya langsung dengan kinerja yang lebih kreatif. Hanya saja ketika mood sudah membaik, tentunya kinerja akan semakin produktif.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=aWY5Lq9vQ-0
Video menarik lainnya:
https://www.youtube.com/watch?v=e_gKcoMS8oE
https://www.youtube.com/watch?v=xCUM2g01VKk

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
