Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Januari 2020 | 02.14 WIB

Gaya Busana Pernikahan Adat Sunda Diprediksi Bakal Tren di 2020

Citra Kirana dan Rezky Aditya. (Instagram Citra Kirana) - Image

Citra Kirana dan Rezky Aditya. (Instagram Citra Kirana)

JawaPos.com - Tahun 2020, pernikahan dengan adat busana Sunda diprediksi akan populer. Hal ini karena pada 1 Desember 2019 lalu pasangan selebriti Citra Kirana dan Rezky Aditya tampil menawan dengan pakaian busana adat Sunda.

Citra Kirana saat itu tampil cantik dengan siger atau hiasan kepala khas adat Sunda ditambah rangkaian melati. Itu semua tidak lepas dari sentuhan sang desainer, Ancha yang merupakan pemilik Ancha Wedding.

Dalam pameran Gebyar Pernikahan Indonesia ke-13 (#GPI13) di Kartika Expo, Balai Kartini 7-9 Februari 2020, Ancha Wedding akan membawakan beberapa rancangan koleksi terbarunya dengan tones warna champagne dan gold. "Seperti pernikahan Citra Kirana dan Rezky Aditya kemarin, warna-warna yang akan hits itu seperti warna netral sampanye dan warna Khaki krem ditambah siger khas Sunda yang cantik. Saya akan bawakan Fashion Show ‘Merenda Pesona Pengantin Nusantara’,” ungkap Ancha, Selasa (28/1).

Serupa dengan suku adat lainnya di Indonesia, pernikahan tradisional adat Sunda juga memiliki rangkaian prosesi pernikahan khusus yang mengandung makna serta keunikan. Sebut saja Ngebakan atau Siraman, Nincak Endog atau menginjak telur, Ngeyeuk Sereuh (permintaan restu masing-masing mempelai kepada pihak orang tua, Red), dan lainnya.

Seiring perkembangan zaman, tema pernikahan tradisional Sunda pun saat ini bisa dikemas secara modern tanpa menghilangkan nuansa sakral dan khidmat. Rangkaian prosesi pernikahan adat Sunda pada masa kini lebih disederhanakan sejalan dengan gaya hidup pasangan muda saat ini (milenial) yang mengedepankan hal yang sederhana dan praktis namun berkesan. Hal tersebut pula yang menjadikan tema pernikahan Sunda modern bisa menjadi pilihan para calon pasangan pengantin ditengah gempuran tren pernikahan modern ala barat.

Hal senada diungkapkan Direktur Parakrama Organizer Arief Rachman. Dia mengatakan menikah dengan busana adat ikut melestarikan kekayaan budaya bangsa sekaligus untuk mempromosikan dan mengajak generasi muda agar mencintai budaya daerahnya.

"Perkembangan industri kebutuhan pernikahan tradisional di Indonesia masih menjanjikan, di tengah gelombang budaya barat yang begitu besar. Antusiasme keluarga calon pengantin untuk menggunakan pernikahan adat masih sangat tinggi," jelas Arief.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore