Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Agustus 2019 | 20.20 WIB

Glamour, Mewahnya Perpaduan Kain Songket dan Bordir India

Koleksi desainer Elga Naldy dalam Jakarta Fashion Food Festival (JFFF). (Nurul Adriyana/JawaPos.com) - Image

Koleksi desainer Elga Naldy dalam Jakarta Fashion Food Festival (JFFF). (Nurul Adriyana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Keindahan untaian benang emas yang menyusun kain songket asal Sumatera Barat ternyata bisa hadir dalam busana kekinian. Bahkan, lewat tangan dingin desainer Elga Naldy, kain songket dipadukan dengan bordir India.

Lalu, bagaimana presentasinya?

Tampil di Jakarta Fashion & Food Festival 2019, Elga memberikan tawaran baru dalam busana mewah yang mengawinkan dua budaya. Elga membawa kain songket Sumbar dalam potongan busana yang mengeksplor lekuk tubuh perempuan. Dengan detail kemewahan dari bordir India.

"Dalam koleksi yang ini memang saya main etnik. Saya juga mau menunjukkan sisi yang benar-benar perempuan, lewat lekuk tubuh. Dan yang kita hadirkan semuanya handmade," ujar Elga sebelum pertunjukan di Jakarta Fashion & Food Festival 2019, Senin (19/8).

Tapi, potongan kain songket ini hanya terlihat pada satu bagian saja. Jadi jangan membayangkan seluruh busana penuh dengan gemerlap dari untaian benang emas. Misalnya saja terlihat pada potongan atasan seperti bolero yang menggunakan kain songket emas. Pada bagian lengannya pun sengaja dibuat ruffle.

Terlihat pula, kain songket yang diubah menjadi rok span dengan detail ruffle berbahan tile di bagian bawah. Rok tersebut dipadukan dengan atasan tanpa lengan yang juga menggunakan bahan tile. Uniknya bordir tangan berbentuk bunga pun disematkan pada atasan untuk mempermanis.

Tak hanya kain songket yang memberikan kesan mewah, bordir India yang dihadirkan pun menambah kesan 'mahal' pada pakaian. Elga menyebutkan ada dua teknik bordir India yang dia gunakan. Yakni Zardozi dan Aari.

"Saya menggunakan itu (zardozi dan aari) untuk sulaman benang emasnya yang memang khas India. Jadi dengan pakaian yang lain pun akan berbeda karena dibuat tangan," sambungnya.

Dengan mengkat tema 'Radiance From The East', desainer yang menetap di India ini menampilkan 50 look. Tak hanya busana perempuan tapi juga pria. Tapi tidak seperti busana perempuan, pakaian pada pria memang terlihat sangat khas India.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore