
Ragam berbusana pria dari Kale Clothing. (ANTARA/HO-Kale Clothing)
JawaPos.Com- Jakarta, CEO Kale Clothing, Handy, menjelaskan bahwa gaya fesyen pria yang sebelumnya dianggap kaku dan monoton bisa diubah menjadi menarik dengan menggabungkan variasi dan perpaduan gaya berbusana yang berbeda.
"Meskipun beberapa waktu terakhir ini tampak ada batasan dalam pilihan fesyen pria dibandingkan dengan fesyen wanita, namun dunia mode pria terus menunjukkan perkembangan yang mengesankan dengan tren dan variasi yang semakin berani," kata Handy di Jakarta, dikutip dari Antara, Jumat (4/8).
Handy memberikan tiga solusi yang bisa menjadi andalan mengatasi kesan monoton dalam fesyen pria. Pertama, bereksperimenlah dengan gaya yang berbeda, dengan menggabungkan pakaian dan aksesori yang tak terduga.
Kedua, jadilah penjelajah warna-warni dengan memilih pilihan warna yang memikat. Ketiga, jangan ragu untuk memadukan produk dengan beragam gaya, yang sesuai dengan selera pribadi.
Handy mengatakan warna-warna netral seperti hitam, putih, abu-abu dan biru tua adalah favorit para pria. Keempat warna itu mudah dipadankan dengan warna lain, memberikan kesan elegan dan serba pas dalam berbagai kombinasi pakaian.
Pengusaha muda kelahiran Bandung itu menjelaskan saat ini terlihat peningkatan popularitas pakaian dengan desain longgar dan memberikan kenyamanan, seperti celana jogger dan kemeja yang memiliki potongan oversized.
Gaya streetwear dan sportswear juga tetap menjadi daya tarik yang kuat di kalangan pria. Khusus dalam hal pemilihan warna, tren terkini cenderung mengarah kepada penggunaan warna netral dan earth tone yang memberikan nuansa yang lembut dan tidak terlalu mencolok.
Pihaknya, yang mendesain dan memproduksi Kale Clothing, pun berusaha mengikuti perkembangan itu dengan meluncurkan berbagai jenis pakaian yang mengikuti tren saat ini dan menawarkan variasi yang kaya.
"Kale Clothing berkomitmen untuk menghadirkan produk yang relevan dengan tren terbaru dalam industri ini. Melalui pemilihan warna yang tepat dan memperhatikan desain yang beragam, kami berusaha memenuhi kebutuhan pelanggan yang mencari gaya fesyen yang terkini dan memadukan keunikan dengan kesan yang bersahaja," kata Handy, dikutip dari Antara (4/8).
Pilihan warna Kale Clothing mengarah kepada warna netral yang sering ditemukan dalam estetika Asia, seperti putih, abu-abu, biru tua, dan hitam.
"Warna-warna ini memberikan kesan yang tenang, elegan, serta mudah untuk dikombinasikan dengan pakaian lainnya," tutur Handy.
Handy menjelaskan pakaian yang dirilis Kale Clothing bertujuan bisa dipakai dalam berbagai kesempatan dan mudah untuk dipadupadankan sehingga mengurangi koleksi pakaian berlebihan.
"Prinsip utama yang dijunjung tinggi adalah kesederhanaan, fungsionalitas, dan kenyamanan," kata lulusan Teknik Industri dari Universitas Parahyangan itu. (*)

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
