
Ilustrasi bertengkar. Ternyata ada alasan unik kalau minum teh bersama bisa mencegah pertengkaran.
JawaPos.com - Hidup bersosial kadan menimbulkan kesalahpahaman. Bahkan kesalahpahaman ini yang terkadang membuat perpecahan.
Data dari survei yang dilakukan SariWangi menunjukkan bahwa terdapat 64 persen responden mengakui pernah atau berpikir untuk memutuskan hubungan dengan orang terdekatnya karena alasan perbedaan. Namun, 96 persen responden mengakui bahwa perbedaan pandangan seharusnya masih dapat diperbaiki. Untuk mencegah adanya perpecahan itu adalah seseorang harus bisa membangun hubungan yang baik.
"Sudah ada riset bahwa dari tahun 1999-2000, komunikasi yang baik bisa dilakukan melalui makanan atau minuman," kata Dr. Devie Rachmawati, M. Hum., CPR., Pakar Ilmu Sosial Budaya dan Komunikasi, Universitas Indonesia, ketika ditemui dalam acara Kampanye 'Mari Bicara, Indonesia!' Sariwangi, di Museum Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (15/1).
Orang yang belum saling kenal dan dekat juga bisa cair karena adanya makanan atau minuman. Salah satu perantara yang mudah dijangkau dan identik dengan masyarakat Indonesia adalah minuman teh.
Karena ketika ingin saling berbicara sambil menyeruput tentunya ada jeda. Otomatis lawan bicara akan menunggu untuk mendengarkan dengan tenang. Tak perlu jauh-jauh, kebiasaan ini bisa dilakukan dimulai dari keluarga.
"Melalui teh bisa mendekatkan keluarga, jadi representasi yang baik untuk nilai toleransi itu dijalankan, perbedaan bisa dicari jalan keluarnya saat ada gesekan-gesekan di tengah masyarakat," kata Johan Lie, Senior Brand Manager Tea dari PT. Unilever Indonesia Tbk, ketika ditemui di acara yang sama.
Mengenal perbedaan juga dilakukan oleh Puteri Indonesia 2016, Kezia Warouw. Sebagai Puteri Indonesia, tentu ia dituntut untuk belajar mengenal budaya di tiap daerah apalagi ia sering berkeliling Indonesia.
"Sering keliling ibukota provinsi, banyak sekali keberagaman dari makanan budaya kebiasaan. Kita harus belajar, mau tidak mau harus tetap menerima setiap budaya yang ditemui, sekecil apapun ditemukan persamaan," kata Kezia Warouw, ketika ditemui di acara yang sama.
Ia juga bercerita bahwa ketika dijamu oleh tiap warga di setiap daerah selalu disediakan teh. Ini yang menjadi khas bahwa teh menjadi kunci untuk mendekatkan setiap orang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
