Tangkapan layar TikTok.
JawaPos.com - Baru-baru ini viral konten TikTok anak muda bahkan IRT (Ibu Rumah Tangga) yang dapat mengatur uang bulanan mulai dari Rp 1 juta hingga Rp 3,5 juta. Dari uang bulanan tersebut, mereka bisa menabung dan membeli mobil pribadi secara tunai bahkan dapat membeli rumah.
Beberapa netizen yang memberikan komentar pada konten tersebut mengatakan ikut terinspirasi dalam mengatur gaya hidup. Namun, ada juga yang tidak percaya dengan jumlah uang sebanyak itu dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Seperti dilansir pada akun TikTok milik @si.ibunn yang membagikan ceritanya dengan menerapkan frugal living yang berawal dari gaji Rp 3,5 juta. "Kalau gak nerapin frugal living mungkin gak akan ngerasain bisa staycation setahun sekali, beli Iphone, healing tiap bulan, beli mobil cash di tahun pernikahan ke 3, beli rumah di pernikahan th ke 5, sekolahin anak di sekolah favorit," Tulisnya pada konten TikTok.
Konten tersebut sontak mendapatkan beragam reaksi dari netizen, mulai dari yang menyatakan pintar mengatur keuangan hingga mencibir, menduga frugal living bisa diterapkan lantaran mereka sebenarnya juga mengandalkan bantuan orang tua untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
“Maksdnya frugal living di sini, mertua dan orang tua support,” Tulis salah satu akun TikTok @Pi****
Netizen lain juga ikut menanggapi bahwasanya dengan gaji 3.5 juta tidak masuk akal.
“tidak masuk di akal, sehemat sedemikian rupa gak mungkin hanya dgn gaji 3.5 juta,” Tutur akun @Bil*****
Dari beberapa netizen yang ikut mengomentari akun TikTok @si.ibunn juga banyak yang menanyakan seperti apa konsep frugal living yang mereka terapkan. Banyak yang menganggap bahwa frugal living yang diterapkan tidak sesuai karena menyampingkan beberapa kebutuhan yang lain, bahkan di cap pelit.
Untuk itu, berikut JawaPos.com ulas dari berbagai sumber, mengenai bagaimana konsep yang benar dan cara menerapkan frugal living agar tidak dianggap pelit.
Menurut laman resmi Kementerian Keuangan RI, frugal living dimaknai sebagai gaya hidup hemat atau irit terhadap pengeluaran, agar dapat menabung lebih banyak. Konsep yang benar dalam penerapan gaya hidup frugal living adalah seseorang dapat mengalokasikan dana yang dimiliki dengan kesadaran penuh (mindfull), dengan pertimbangan dan analisis yang baik disertai dengan strategi pencapaian tujuan keuangan masa depan yang jelas.
Kebanyakan orang dalam menerapkan frugal living akan membatasi keperluan bahkan kebutuhan primer seperti makanan dengan cara menghemat sehingga dalam satu hari hanya satu hingga dua kali makan. Tentu hal ini dalam konsep frugal living salah, bahkan tidak akan memikirkan pada dampak kesehatan.
Pada frugal living, justru seseorang akan memilih masak makanan yang sehat daripada membeli makanan di luar, membeli produk lokal berkualitas daripada memilih yang bermerek, dan tidak memusingkan fashion. Mereka yang menerapkan konsep frugal living akan memilih hidup yang berkualitas dengan standar masing-masing dan tidak goyah dengan pandangan orang lain.
Sehingga, jika frugal living digunakan untuk menghemat dan menyampingkan hidup berkelangsungan di masyarakat misalnya tidak hadir ke undangan kondangan, atau tidak menjenguk orang sakit, maka konsep yang dilakukan akan keliru.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
