Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Januari 2019 | 16.30 WIB

7 Minuman dan Bahan Makanan Ini Ampuh Bakar Lemak Tubuh dengan Cepat

Ilustrasi minuman sehat. Ada tujuh minuman dan makanan yang bisa membantu Anda membakar lemak tubuh. - Image

Ilustrasi minuman sehat. Ada tujuh minuman dan makanan yang bisa membantu Anda membakar lemak tubuh.

JawaPos.com - Tubuh yang sehat merupakan impian. Maka seseorang berusaha mendapatkan tubuh yang sehat dengan berbagai cara. Salah satunya diet ekstra ketat untuk membakar lemak.


Direktur Manajemen Nutrisi dan Berat Badan di Boston Medical Center dan seorang profesor kedokteran di Boston University, Dr. Caroline Apovian, MD, menjelaskan untuk membakar lemak, cara yang bisa dilakukan adalah makan lebih sedikit kalori daripada energi yang dibakar.


Namun ada sejumlah ahli lain yang juga mengatakan ada makanan dan minuman yang bisa membakar lemak tubuh. Dilansir dari Cosmopolitan, Kamis (3/1), ada tujuh makanan dan minuman yang dipercaya bisa membakar lemak tubuh dengan cepat. Apa saja?


Kayu manis


Kayu manis bisa mengatur metabolisme gula darah. Suplemeb ekstrak kayu manis dikaitkan dengan peningkatan sensitivitas insulin dan efek positif pada lipid darah dan massa tubuh tanpa lemak. Namun, teori ini sebagian besar baru didasarkan pada pengujian yang dilakukan pada hewan seperti kelinci.


Cabai


Penelitian menunjukkan bahwa suplemen dengan capsaicin, senyawa aktif yang ditemukan dalam cabai, dapat mengurangi nafsu makan, meningkatkan rasa kenyang, dan menekan akumulasi lemak tubuh. Konsumsinya berkisar antara 6-9 miligram per hari.


Seledri


Seledri merupakan batang sayuran, yang mengandung 90 persen air. Seledri membantu tubuh mempertahankan defisit kalori yang membantu membakar lemak.


Teh Hijau


Teh hijau bisa meningkatkan metabolime. Teh hijau juga dipercaya sejak dulu sering digunakan untuk diet.


Yogurt


Yogurt bisa mempengaruhi bakteri baik dalam usus atau dengan komposisi nutrisinya, terutama ketika menyangkut varietas protein tinggi seperti yogurt Greek. Itu karena tubuh menggunakan lebih banyak energi untuk mencerna protein daripada memecah karbohidrat dan lemak. Akibatnya, seseorang memproses lebih sedikit kalori yang dimakan.


Kopi


Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat membuat manusia makan lebih sedikit dan bergerak lebih banyak. Namun, efek fisiologis zat tersebut meluas ke otak, sehingga seseorang tidak dapat mengonsumsi hal-hal secara berlebihan tanpa merasa gelisah.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore