
Varian wine sparkling terbaru dari Sababay Winery.
JawaPos.com - Tren minuman wine berkarbonasi saat ini sudah mulai berkembang secara global. Di Indonesia sendiri secara perlahan sudah mengalami pertumbuhan sekitar 5 persen untuk wine sparkling atau berkarbonasi.
Tren wine sparkling ini telah dibidik oleh salah satu brand lokal, yaitu Sababay Winery. Wine produksi Buleleng, Bali ini baru saja meluncurkan wine sparkling 3 varian terbaru setelah sebelumnya sukses dengan varian Moscato de Bali.
Varian terbaru itu diantaranya Moscarosa (Sweet Bubbly Rose), Lambrusco (Sweet Bubbly Red), dan Ascaro (Dry Bubbly White). Keseluruhan terbuat dari anggur lokal yang dibudidayakan di Bali dan ada beberapa yang dicampur dengan anggur impor Australia.
Moscarosa terbuat dari anggur Alphonse Lavallee yang menghasilkan aroma dan rasa buah strawberry, jeruk, dan jambu. Lambrusco terbuat dari anggur Lambrusco yang menghasilkan aroma strawberry, cherry, dan blackberry.
Rasa yang dikeluarkan Lambrusco cukup unik karena kaya akan tekstur dan sedikit creamy. Terakhir Ascaro terbuat dari anggur Pinot Grigio dan Muscat St. Vallier yang menghasilkan aroma dan rasa nanas, madu, peach, dan yellow apple.
"Anggurnya ada dua yang ada di indonesia yaitu Muscat St. Vallier dan Alphonse Lavallee, tapi kita juga sambil ngembangin, kita punya bibit seperti Shiraz dari luar kita lagi kembangin disini," kata Fidi Sjamsoedin, Marketing Director Sababay Winery, ketika ditemui di acara Peluncuran Sababay Wine Sparkling Series, Gyan Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (28/2).
Anggur di Indonesia memiliki ciri khas lebih manis dibanding anggur luar. Maka tak heran hasil produksi wine lokal terasa lebih manis, cocok dengan selera masyarakat Indonesia.
Dari segi proses pembuatan dan rasa, wine biasa (still wine) dengan wine sparkling tentu berbeda. Wine biasa dibuat dengan fermentasi secara normal, sementara wine sparkling ada penambahan karbonasi yang semakin menambah kesegaran dari wine itu sendiri.
"Negara kita kan panas paling seger memang yang ada sparklingnya," tambah Fidi Sjamsoedin.
Kandungan alkohol dari wine sparkling ini paling rendah adalah varian Moscato de Bali yaitu sekitar 10 persen. Sementara untuk still wine rata - rata sekitar 12-13 persen.
Sababay Winery sudah melakukan ekspor sejak dua tahun lalu. Saat ini sudah tersebar di negara Jepang, Vietnam, Singapur, dan Hongkong. Dari semua negara Sababay Winery sangat berkembang di Jepang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022