alexametrics

Pandemi Covid-19 Ubah Tren Penjualan Sandal ke Arah Digital

1 Februari 2021, 23:48:14 WIB

JawaPos.com – Selama tahun 2020, masyarakat dipaksa untuk mengikuti Adaptasi Kehidupan Baru (AKB) akibat pandemi Covid-19. Dalam berbelanja pun lebih aman dilakukan dari rumah lewat gadget atau digital untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Termasuk dalam membeli produk fashion seperti sandal dan sepatu.

Perkembangan digital yang begitu cepat ditambah dengan situasi pandemi saat ini, membuat banyak masyarakat jauh lebih akrab dengan internet dan e-commerce. Maka dari mulai desainer hingga industri fashion memasarkan produknya di dunia digital agar dapat terus bertahan memenuhi segala kebutuhan masyarakat dan tidak tertinggal oleh para pesaingnya.

Praktisi dan pemilik label alas kaki X-Time, Alexander menilai semua pelaku fashion putar otak bagaimana caranya bertahan di tengah pandemi. Jika sebelumnya produk hanya dipasarkan melalui reseller-reseller yang sudah ada, kini pelaku fashion makin menjangkau dan melayani para konsumennya secara langsung melalui toko resminya di marketplace, sosial media maupun webstore

Misalnya dengan menggandeng digital marketing lain seperti melakukan kampanye digital dan berkreasi dengan konten-konten menarik dan edukatif melalui akun sosial media sosial. Alexander menilai antusiasme masyarakat di dunia digital sudah makin teredukasi karena dampak pandemi.

“Maka jadi bahan evaluasi untuk para produsen atau pelaku industri fashion bagaimana lebih kreatif lagi membuat desain yang simpel dan timeless serta kekinian. Lalu misalnya sangat cocok untuk digunakan secara formal maupun casual,” jelasnya kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Bicara soal jenis bahan sandal yang paling diminati yaitu misalnya berbahan dasar synthetic leather dan spandex web serta menggunakan outsole yang antislip, awet dan empuk ketika dipakai. Sehingga tak hanya efisien dan aman saat belanja lewat online atau digital, konsumen juga akan merasa puas dengan kualitas yang bagus.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Edy Pramana

Reporter : Marieska Harya Virdhani

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads