
Kiri: Chef Kaskara Hasibuan menyiapkan makanan saat takeover Cork & Screw Pacific Place. Kanan: Bukan sajian yang bermain aman, Sirloin Tartare ini menjadi salah satu sorotan menu malam itu. (Kaskara untuk JawaPos.com)
JawaPos.com - California cuisine kerap disederhanakan menjadi simbol gaya hidup mahal. Alpukat, steak premium, wine Napa Valley, lalu plating yang dibuat secantik mungkin untuk difoto.
Padahal, dapur California yang baik tidak sesederhana itu. Ia lahir dari percampuran budaya, keberanian bermain dengan bahan, dan rasa percaya diri untuk membuat sesuatu yang rumit terasa santai.
Dining takeover chef sekaligus sommelier Kaskara Hasibuan di Cork & Screw Pacific Place mencoba membawa semangat itu ke Jakarta. Bukan tugas yang mudah, tetapi hasilnya, untuk sebagian besar malam, cukup berhasil.
Untuk satu malam, Cork & Screw nyaris berubah identitas. Ruang yang biasanya terasa seperti wine bar urban Jakarta mendadak menjelma menjadi ruang privat yang terasa sangat California Utara.
Transformasinya tidak dibuat berisik. Foto-foto kebun anggur memenuhi dinding, barrel wine ditempatkan di sejumlah sudut, sementara buku-buku lawas, tanaman kaktus, dan pencahayaan remang membentuk suasana yang lebih mirip perpustakaan milik kolektor wine ketimbang restoran biasa.
Latar musik yang dipilih juga membantu membangun atmosfer. American folk dan Mexican jazz mengalun pelan, cukup efektif membawa imajinasi tamu keluar dari Jakarta.
Namun dekorasi bagus tidak pernah cukup untuk menyelamatkan makan malam yang medioker. Di sinilah makanan harus mengambil alih.
Kaskara datang dengan modal yang tidak kecil. Rekam jejaknya mencakup pengalaman di The French Laundry, restoran legendaris di Napa Valley yang bagi banyak orang adalah salah satu kiblat fine dining Amerika.
Latar itu otomatis menaikkan ekspektasi. Apalagi California cuisine sendiri adalah konsep yang mudah terdengar keren, tetapi tidak selalu mudah diwujudkan.
Masalahnya bukan sekadar enak atau tidak. Yang diuji adalah apakah dapurnya benar-benar paham apa yang sedang mereka coba hadirkan.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
