
Rekomendasi tempat kuliner es dawet di Surabaya (Freepik)
JawaPos.com – Es dawet adalah minuman tradisional yang terus bertahan di tengah gempuran minuman modern, termasuk di kota Surabaya.
Kuliner satu ini hadir dalam berbagai varian rasa yang memanjakan lidah, dari yang klasik hingga yang berpadu dengan durian atau cincau.
Dilansir dari laman Go Travelly dan Cari Kuliner Indonesia pada Rabu (8/4), berikut sepuluh rekomendasi tempat kuliner es dawet di Surabaya.
Baca Juga: 16 Spot Kuliner Chinese Food di Surabaya Terbaik dengan Rasa Otentik Tanpa Harus ke Luar Negeri
1. Es dawet kudus Cak Minto
Warung es dawet ini telah berdiri sejak 1996 dan berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono Nomor 5.
Meski tampilan warungnya sederhana, banyak pembeli rela antre demi mendapatkan segelas es dawet segar buatan Cak Minto.
Setiap gelasnya berisi dawet, santan, tape, susu, dan serutan es batu yang disiram gula jawa cair sebagai ciri khasnya.
Harganya sangat terjangkau, hanya Rp8.000 per gelas, dan buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 17.00.
2. Es dawet blauran

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
