
Ilustrasi coffee shop (Dok. Pexels)
JawaPos.com – Tren menyeduh kopi di rumah atau home brewing semakin diminati masyarakat Indonesia karena berbagai alasan, salah satunya menekan biaya membeli kopi langsung di coffee shop.
Kenneth Cia, Master Roasting Arutala Coffee, mengatakan bahwa home brewing memang mampu menekan biaya konsumsi kopi hingga 60–70 persen per cangkir dibanding membeli minuman kopi di kafe, tanpa harus mengorbankan kualitas rasa.
"Kami ingin mematahkan stigma bahwa kopi enak itu harus mahal dan sulit didapat," ujarnya, Selasa (27/1).
Menguatnya tren home brewing, katanya, terlihat dari meningkatnya ketertarikan masyarakat pada aktivitas seduh mandiri dan perlengkapan seduh pemula. Banyak penikmat kopi kini memilih menikmati kopi secara lebih personal tanpa bergantung pada kunjungan rutin ke kafe.
Kenneth menilai tren ini mendorong lahirnya kebiasaan baru. Konsumen tidak lagi sekadar mencari minuman jadi, tetapi juga ingin memahami proses seduh, memilih biji kopi sesuai karakter rasa, serta mengatur hasil seduhan sesuai preferensi masing-masing.
Dari sisi pengeluaran, menyeduh kopi di rumah dinilai lebih efisien, terutama bagi mereka yang mengonsumsi kopi setiap hari. Selain penghematan biaya, home brewing juga memberi kendali penuh terhadap rasa, mulai dari kekuatan seduhan, tingkat keasaman, hingga aroma yang dihasilkan.
Tak hanya soal rasa dan biaya, proses menyeduh kopi juga kerap dipilih sebagai aktivitas relaksasi atau ritual self-care. Aktivitas ini menghadirkan pengalaman visual dan aroma yang menenangkan, sehingga menjadi bagian dari rutinitas harian banyak orang.
Arutala Coffee juga mencatat meningkatnya minat terhadap perlengkapan seduh rumahan. Dalam satu tahun terakhir, pencarian kata kunci home brewing kit di pasar lokal dilaporkan tumbuh signifikan, seiring meningkatnya percakapan komunitas serta konten edukasi seputar metode seduh di rumah.
Dalam konteks tersebut, akses terhadap biji kopi yang konsisten dan mudah diperoleh menjadi kebutuhan utama bagi para home brewer. Menjawab kebutuhan ini, Kenneth menyebut bahwa Arutala Coffee menghadirkan lebih dari 40 varian biji kopi pilihan dari berbagai daerah di Indonesia per Januari 2026.
Selain biji kopi, tersedia pula opsi kopi praktis seperti drip bag coffee, serta home brewing starter kit bagi pemula yang ingin mulai mengenal metode seduh secara bertahap.
Arutala Coffee juga membuka peluang kolaborasi edukasi bersama komunitas home brewer Indonesia untuk memperluas literasi kopi dan mengenalkan kekayaan rasa kopi Nusantara dengan cara yang sederhana dan menyenangkan.
"Melalui Arutala, kami menyediakan bahan baku yang memudahkan siapa pun menjadi barista bagi dirinya sendiri, sehingga setiap orang bisa menciptakan momen kafe yang personal di rumah mereka," pungkas Kenneth.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
