Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 November 2025, 17.59 WIB

Jelajahi 5 Kuliner Legendaris Jalan Suryakencana Bogor:Rasa Autentik yang Tak Lekang Waktu

Jalan Suryakencana, salah satu destinasi wisata favorit di Kota Bogor, Jawa Barat - Image

Jalan Suryakencana, salah satu destinasi wisata favorit di Kota Bogor, Jawa Barat

JawaPos.com - Jalan Suryakencana, atau yang akrab disapa Surken, merupakan salah satu ikon wisata kuliner di Kota Bogor. Terletak tak jauh dari Kebun Raya Bogor, kawasan pecinan ini telah menjadi pusat jajanan sejak lama Dengan alamat di Jl. Suryakencana No.307, RT.01/RW.07, Kp. Parung Jambu, Sukasari, Bogor Timur, kawasan ini ramai dikunjungi wisatawan. 

Beragam pilihan makanan khas Bogor tersedia di sini salah satunya kuliner legendaris yang telah bertahan puluhan tahun. Kuliner-kuliner ini bukan sekadar makanan, melainkan cerita sejarah dan rasa autentik yang sulit ditemukan di tempat lain. Mulai dari lumpia basah hingga sate sumsum, setiap hidangan menawarkan keunikan yang membuatnya menjadi favorit lokal maupun wisatawan. Mari telusuri lima kuliner legendaris di Suryakencana Bogor yang wajib kamu coba saat berkunjung ke Kota Hujan.

1. Lumpia Basah Gang Aut

Lumpia Basah Gang Aut telah buka sejak tahun 1972 dan termasuk salah satu kuliner legendaris di Kota Bogor. Lumpia khas Bogor menggunakan isian cacahan bengkuang, tauge, tahu, ebi giling, dan telur. Lumpia ini tidak digulung atau digoreng, melainkan disajikan di atas adonan kulit tipis yang lembut. Cita rasanya khas Jawa Barat, dengan perpaduan manis, gurih, dan pilihan pedas yang disesuaikan pembeli membuatnya digemari sebagai camilan alternatif. 

Proses memasaknya menggunakan kompor arang, sehingga aroma wanginya lebih menggoda. Lokasinya mudah ditemukan di Jalan Suryakencana No.307, tepat di seberang Mixue. Satu porsi lumpia basah ini cukup banyak dan hanya dibanderol Rp16.000. Warung ini buka setiap hari pukul 09.30-19.30 WIB. Bagi kamu yang mencari kuliner Bogor murah meriah, lumpia ini wajib masuk daftar.

2. Cungkring Pak Jumat

Kuliner khas Bogor ini mirip sate pada umunnya, tapi bahan utamanya bukan daging melainkan kulit kikil. Cungkring Pak Jumat telah berjualan sejak tahun 1975 dengan gerobak gendong sederhana, dan sudah diturunkan ke berbagai generasi. Nama "cungkring" sendiri merupakan singkatan dari "cungur kaki garing", mencerminkan bahan utamanya. Satu porsi terdiri dari irisan kulit kikil sapi yang empuk, lontong, dan gorengan tempe renyah, lalu disiram saus kacang kental dengan rasa dominan manis. 

Keistimewaannya terletak pada olahan kikil yang dimasak dengan bumbu rempah gurih, sehingga tidak keras dan mudah dikunyah. Hidangan ini cocok untuk sarapan atau makan siang karena sudah lengkap dengan lontong. Harga per porsinya Rp20.000, sangat terjangkau untuk rasa autentik yang memuaskan. Warung ini buka setiap hari pukul 07.00-21.00 WIB. Sebagai ikon kuliner Surken, Cungkring Pak Jumat selalu ramai, terutama di akhir pekan. Jika kamu penggemar jeroan, ini adalah pilihan wajib saat wisata kuliner di Bogor.

3. Bakso Bening Si Abah di Gang Aut

Tak kalah populer, Bakso Bening Si Abah di Gang Aut menjadi incaran food vlogger dan pecinta bakso. Berbeda dari bakso pada umumnya yang penuh tauge atau sawi, bakso di sini fokus pada kuah bening yang segar dengan tambahan bihun atau kwetiau. Ciri khasnya adalah bakso halus berukuran sedang dengan tekstur sempurna yaitu tidak lembek, sedikit garing, tapi tetap empuk saat digigit. Rasa dagingnya kaya dan masih terasa di lidah. 

Warung gerobakan ini mangkal di depan minimarket Alfamart dekat Martabak Encek, Jalan Suryakencana. Harga seporsi mulai dari Rp15.000, membuatnya jadi favorit untuk makan siang murah. Buka setiap hari pukul 09.00-17.00 WIB. Bakso Bening Si Abah membuktikan bahwa kuliner sederhana bisa jadi legendaris di Bogor.

4. Soto Kuning Pak Yusup 

Soto ini telah menjadi favorit sejak lama, meski harganya sedikit lebih mahal dibanding yang lain. Kamu bisa memilih sendiri isiannya, seperti daging, paru, lidah, usus, babat, jantung, kikil, jeroan, perkedel kentang, hingga daging goreng. Setiap potong dibanderol sekitar Rp11.000-Rp12.000. Setelah dipotong, isian disiram kuah kuning terang yang gurih dengan campuran minyak samin, bawang goreng, dan daun bawang. Rempahnya berasa kuat, dagingnya lembut, dan aromanya wangi menggoda. 

Soto ini cocok untuk makan siang atau malam, terutama di cuaca Bogor yang sejuk. Warung ini buka setiap hari pukul 09.00-20.00 WIB. Bagi yang mencari soto kuning Bogor autentik, Pak Yusup adalah jawabannya.

5. Sate Sumsum Pak OO 

Sate Sumsum Pak OO menawarkan kelezatan unik sejak tahun 1965. Berbeda dari sate biasa yang menggunakan daging ayam atau kambing, sate ini berbahan utama sumsum. Namun, bagi yang tidak suka sumsum, tempat ini memiliki pilih varian seperti ginjal, daging, dan ati. Lokasinya di Jalan Suryakencana No.193, tempat ini selalu ramai dikunjungi. 

Satu porsi 10 tusuk sate campur dibanderol Rp40.000, dengan bumbu kacang khas yang enak dan berbeda. Tekstur sumsumnya lembut dan gurih, memberikan pengalaman baru bagi pencinta sate. Warung buka dari setiap hari pukul 13.00-20.00 WIB, kecuali Kamis tutup. Sate ini menjadi favorit banyak orang karena rasa autentiknya.

Jalan Suryakencana Bogor bukan hanya tempat makan, tapi juga destinasi wisata kuliner yang menyimpan cerita. Dengan harga murah dan rasa legendaris, kawasan ini ideal untuk liburan akhir pekan. Jangan lupa kunjungi kelima rekomendasi tempat tersebut saat ke Bogor ya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore