
Rahang tuna panggang dengan rendang reduction dan dabu-dabu bakar arang, dipadukan Paragon Punch yang segar. (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com - Siapa sangka bagian rahang ikan bisa tampil sekelas menu fine dining? Di tangan Executive Chef Randy Unggul Wira Perkasa dari Java Paragon Hotel & Residence Surabaya, potongan yang biasanya dianggap sisa ini justru naik pangkat jadi hidangan istimewa: Rahang Tuna Panggang.
Menu ini tampil menggoda dengan glaze mengilap, fondant potato, asparagus hijau, dan jamur simeji. Dua saus di sisinya pun bukan sembarangan—rendang reduction dan dabu-dabu bakar arang. Keduanya jadi kunci keseimbangan antara gurih, pedas, dan smoky.
Berikut lima cara unik yang membuat menu ini tampil luar biasa.
1. Memilih Rahang, Bagian Paling Lembut dan Gurih
Chef Randy tidak asal pilih bagian ikan. Ia memilih rahang tuna karena teksturnya paling lembut dan berlemak alami.
“Rahang itu juicy dan punya rasa gurih alami tanpa amis. Kalau dimasak tepat, dagingnya bisa langsung lepas dari tulang,” jelasnya.
Bagian ini jadi dasar dari cita rasa yang lembut sekaligus kaya.
2. Menggunakan Teknik Sous Vide
Rahang tuna dimasak dengan metode sous vide, teknik slow cooking khas Prancis, selama hampir dua jam pada suhu rendah.
“Dengan teknik ini, ikan matang merata tanpa gosong di luar, tapi bagian dalamnya tetap moist,” ujar Randy.
Setelah matang, tuna dibakar cepat untuk menambah aroma smoky yang menggugah selera.
3. Menghadirkan Saus Rendang Reduction
Chef Randy memadukan dua dunia: kuliner Nusantara dan French cuisine. Kuah rendang khas Padang dikombinasikan dengan demi-glace, saus dasar masakan Prancis, lalu direduksi hingga kental.
“Rasanya meaty dan smoky seperti rendang, tapi teksturnya lembut dan elegan seperti saus steak,” katanya.
Hasilnya, saus ini jadi jembatan sempurna antara cita rasa tradisional dan sentuhan modern.
4. Menyisipkan Kesegaran dari Dabu-Dabu Bakar Arang
Untuk menyeimbangkan rasa gurih rendang reduction, Randy menambahkan dabu-dabu bakar arang khas Sulawesi. Bedanya, minyak yang digunakan dipanaskan bersama arang batok sebelum disiram ke bumbu.
“Aromanya jadi smoky tapi tetap segar dan pedas,” jelasnya.
Perpaduan dua saus ini menciptakan permainan rasa yang unik: gurih, pedas, dan segar berpadu dalam satu gigitan.
5. Menyajikan Penutup yang Segar
Sebagai pelengkap, Java Paragon menghadirkan Paragon Punch, minuman tropis dari campuran guava, orange juice, pineapple, strawberry, dan soda water.
“Asam manisnya pas banget buat menetralisir rasa smoky dari rahang tuna,” ujar salah satu tamu, Fikri Kamilia.
Minuman berwarna cerah ini jadi penutup sempurna di tengah cuaca panas Surabaya.
Sentuhan Prancis, Jiwa Indonesia

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
