
Jukut Undis, salah satu makanan khas Bali. (Instagram/@dapur.datah)
JawaPos.com - Kalau kamu sedang liburan ke Pulau Dewata, ada banyak makanan khas Bali yang bisa kamu cicipi dan dijamin lezat.
Selain menikmati keindahan alam dan budaya, tak sedikit pula wisatawan yang datang ke pulau ini ingin mencicipi berbagai kulinernya yang autentik.
Namun, bagi sebagian orang yang menghindari daging babi karena alasan agama atau preferensi pribadi, Bali tetap menyediakan banyak pilihan kuliner lezat tanpa babi.
Berikut ini adalah delapan jenis makanan khas Bali yang wajib dicoba para wisatawan, seperti dikutip dari buku Mengenail Kuliner Bali (2017) karya Risa Panti Ariani. Semuanya bebas babi, tetapi kaya akan cita rasa.
1. Nasi Jinggo
Nasi Jinggo, atau yang juga dikenal sebagai nasi jenggo, adalah makanan sederhana dan terjangkau yang sangat populer di Bali.
Nasi putih dengan porsi kecil ini dibungkus daun pisang dan disajikan dengan lauk pauk seperti tempe manis, saur (serundeng berbumbu kelapa), besisit (ayam suwir), serta sambal yang pedas menggigit.
Soal asal-usulnya, nama "jinggo" berasal dari bahasa Hokien yang berarti seribu lima ratus, menandakannya sebagai makanan rakyat yang murah meriah.
Nasi Jinggo pertama kali muncul pada awal 1990-an di sekitar Jalan Gadjah Mada, Denpasar, dan kini sudah tersebar luas di seluruh Bali.
2. Nasi Tepeng
Makanan khas Bali selanjutnya, yaitu Nasi Tepeng yang merupakan makanan tradisional khas Gianyar. Makanan ini dimasak dengan cara diliwet atau di-tepeng.
Nasi ini dimasak dengan base genep, yaitu campuran rempah lengkap yang membuat rasanya pedas dan berempah.
Biasanya, Nasi Tepeng disajikan bersama urap sayur seperti kacang panjang, kacang merah, nangka muda, terong, daun kelor, dan kelapa parut berbumbu.
Disajikan dalam bungkus daun pisang, Nasi Tepeng menjadi sarapan favorit warga Gianyar yang ingin merasakan cita rasa autentik Bali tanpa babi.
3. Tipat Cantok

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
