
Potret Kaldu Kokot, salah satu kuliner khas Pamekasan, Madura (Dok. eatologi.com)
JawaPos.com – Kalau bicara tentang kekayaan kuliner di Indonesia, jangan sampai melewatkan Pulau Madura, khususnya di daerah Pamekasan.
Kota ini gak cuma punya budaya dan adat istiadat yang kuat, tapi juga menyimpan sederet hidangan khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
Mulai dari sajian yang memiliki cita rasa manis, hingga gurih yang ternyata bermanfaat bagi otak, semuanya ada di sini.
Dilansir dari kanal YouTube INDOKU TV (28/5), berikut ini delapan kuliner khas Pamekasan yang wajib dicoba saat mampir ke kota ini. Siap-siap ngiler!
1. Pecong
Pecong adalah sajian sarapan yang biasa hadir di hajatan atau acara adat masyarakat Pamekasan.
Isinya terdiri dari cenil, apem, jongkong, lupis, ketan hitam, dan semuanya disiram gula merah cair.
Teksturnya kenyal, rasanya manis, dan biasanya sajian ini disajikan di dalam daun pisang.
Meski awalnya makanan adat, Pecong kini bisa ditemukan dengan mudah di pasar rakyat sekitar Pamekasan.
2. Nase' Jhajhan
Sering disebut juga Nasi Madura, Nase' Jhajhan berisi serundeng kelapa kering, sambal goreng kentang, daging sapi kering, semur, hingga telur petis.
Dulu dibungkus daun pisang, tapi sekarang banyak juga yang memakai kertas minyak.
Rasanya mirip Nasi Krawu khas Gresik, namun versi ini punya kuah semur yang khas dan jadi salah satu menu andalan masyarakat Pamekasan.
3. Sate Lalat
Disebut Sate Lalat bukan karena pakai lalat, tapi karena ukuran dagingnya kecil-kecil seperti lalat.
Isinya bisa daging sapi, ayam, kambing, atau kelinci yang ditusuk dengan lidi.
Setelah dibakar, sate ini disajikan dengan bumbu kacang yang khas dan juga kecap manis.
Bisa disantap dengan lontong atau nasi, Sate Lalat hanya bisa ditemukan secara otentik di Pamekasan, meskipun beberapa kota lain juga mulai menjualnya.
4. Lontong Campur
Lontong Campur sekilas mirip soto, tapi yang bikin beda adalah taburan keripik singkong khas Madura yang disebut 'kripik tette'.
Disajikan dengan tauge, kerang bambu (lorjuk), serta kuah kaya bawang yang kadang juga dibumbui rujak, sajian ini terasa segar dan gurih di saat bersamaan.
Menu atau sajian ini cukup mudah ditemukan di berbagai warung makan lokal yang ada di Pamekasan.
5. Rujak Cingur
Rujak Cingur Pamekasan punya rasa yang beda karena petisnya khas dan ditambahkan kripik tette sebagai topping.
Moncong sapi (cingur) tetap jadi bahan utama, disajikan dengan tahu dan aneka sayuran.
Hal yang membedakan dari versi Surabaya adalah tanpa tempe dan rasa petis yang lebih tajam.
Kuliner ini sangat mudah dijumpai di setiap desa atau jalanan kota Pamekasan.
6. Nase' Kotep atau Ramoy
Nase' Kotep biasa disebut juga Nase' Ramoy karena awalnya dijual oleh seorang penjual bernama Romay Karomah.
Sajian ini terdiri dari nasi dengan lauk jeroan seperti usus, hati, otak, gaji, hingga daging ayam dan sapi. Kadang juga ditambah ikan cakalang.
Semua disiram kuah santan kental dan sambal iris cabai rawit campur kecap yang menggoda.
Menu ini cocok buat yang suka cita rasa gurih, pedas, dan pecinta bumbu yang nendang.
7. Soto Ayam Toronan
Berbeda dari soto-soto lain di Jawa Timur, Soto Ayam Toronan punya kuah bening dan isian ayam kampung, tauge goreng, kentang, dan keripik ancur yang mirip peyek.
Kuah dari soto ayam toronan ini kaya akan rempah tapi tetap ringan jika dinikmati.
Soto ini biasanya disantap dengan lontong, ketupat, atau nasi, tergantung selera.
8. Kaldu Kokot
Kaldu Kokot adalah hidangan berkuah dengan isian kaki sapi (kokot) dan kacang hijau.
Hal yang membuatnya unik adalah cara penyajian sumsum, yakni bisa langsung disedot menggunakan sedotan agar tidak repot mengeluarkannya.
Tekstur kuahnya kental dan gurih, cocok dinikmati hangat-hangat. Konon, sajian ini dipercaya menambah stamina dan menyehatkan otak.
***

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
