
Ilustrasi Cardano (ADA). (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Cardano (ADA) kembali berada di bawah tekanan pasar, meski aktivitas whale menunjukkan akumulasi besar-besaran. Harga ADA turun sekitar 4% ke level USD 0,64 atau setara Rp 10.560, dan kini bergerak di bawah rata-rata pergerakan 20, 50, dan 200 hari yang masing-masing berada di USD 0,735, USD 0,804, dan USD 0,741.
Tekanan jangka pendek dan menengah masih condong ke arah bearish, namun indikator fundamental dan teknikal mulai menunjukkan potensi perubahan arah.
Dikutip dari Bitcoinist, Rabu (22/10), data on-chain menunjukkan bahwa para whale telah mengakumulasi sekitar 200 juta ADA, atau senilai lebih dari USD 128 juta (sekitar Rp 2,11 triliun).
Aksi beli besar ini terjadi di tengah fase konsolidasi harga, menandakan bahwa investor besar mulai membangun posisi jangka panjang.
Meski harga masih melemah, kondisi fundamental Cardano justru membaik. Pembaruan teknologi Hydra scaling dan Midnight privacy tech terus dikembangkan untuk memperkuat kecepatan dan privasi jaringan.
Selain itu, nilai transaksi harian Cardano telah melampaui USD 10 miliar atau sekitar Rp 165 triliun, menunjukkan peningkatan aktivitas on-chain yang signifikan.
Faktor lain yang memperkuat keyakinan investor adalah bergabungnya ADA ke dalam S&P Digital Markets 50 Index, sebuah indeks yang melacak performa 50 aset digital terbesar. Langkah ini disebut-sebut membuka pintu bagi lebih banyak institusi untuk berinvestasi dalam ekosistem Cardano.
Sementara itu, data derivatif menunjukkan dinamika pasar yang beragam. Open interest naik di atas USD 600 juta (sekitar Rp 9,9 triliun), mengindikasikan spekulasi aktif meski harga sedang tertekan.
Di sisi lain, arus keluar koin dari bursa (exchange outflows) tetap stabil, menandakan bahwa banyak investor lebih memilih menyimpan ADA mereka untuk jangka panjang atau melakukan staking.
Dari sisi teknikal, momentum Cardano masih beragam. Indikator MACD mendekati titik golden cross, pola yang sebelumnya memicu reli 60% pada bulan Juni lalu ketika harga naik dari USD 0,53 menjadi USD 0,93.
Meski begitu, indikator RSI yang berada di level 33 menandakan kondisi oversold, sementara CCI negatif dan Awesome Oscillator yang melemah menunjukkan tekanan jual yang mulai mereda. Namun, indikator ADX masih mengonfirmasi bahwa tren dominan masih bearish, sehingga para analis menilai perlu kesabaran hingga muncul konfirmasi pembalikan arah yang kuat.
Untuk menetralkan tekanan jangka pendek, bull perlu mendorong harga menembus USD 0,664 (sekitar Rp 10.956) dan melewati rata-rata pergerakan 20 hari. Di atasnya, area resistance kuat berada di USD 0,74–USD 0,77 (sekitar Rp 12.210–Rp 12.705) serta USD 0,80 (sekitar Rp 13.200), yang bertepatan dengan garis tren menurun sejak pertengahan Agustus.
Jika ADA mampu menembus kisaran USD 0,71–USD 0,74 (sekitar Rp 11.715–Rp 12.210) dengan volume tinggi, potensi pembalikan tren makin kuat, membuka peluang menuju USD 1,00 atau sekitar Rp 16.500.
Dalam jangka pendek, analis memperkirakan ADA akan bergerak dalam kisaran sempit dengan kecenderungan menurun. Model teknikal memproyeksikan harga bisa turun ke rentang USD 0,542–USD 0,590 (sekitar Rp 8.943–Rp 9.735) jika tekanan jual berlanjut.
Area support terdekat berada di USD 0,639, USD 0,602, dan USD 0,583. Jika menembus di bawah USD 0,60 (sekitar Rp 9.900), risiko penurunan ke USD 0,542 (sekitar Rp 8.943) semakin besar. Sebaliknya, jika harga mampu menembus USD 0,664 dan bertahan di atasnya, peluang reli menuju Rp 13 juta hingga Rp 16 juta kembali terbuka.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
