Ilutrasi Dogecoin. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Salah satu influencer paling berpengaruh di komunitas Dogecoin (DOGE), Mishaboar, mengeluarkan peringatan keras kepada para pemegang DOGE. Ia meminta komunitas agar tidak tergoda menggunakan leverage dalam perdagangan kripto, karena bisa berujung pada kehilangan seluruh modal.
Dalam unggahan di platform X (dulu Twitter), Mishaboar menyoroti tren baru di dunia kripto, di mana sejumlah influencer dan bahkan mantan CEO bursa kripto mendorong publik untuk menggunakan platform dengan leverage tinggi.
Mereka kerap memamerkan tangkapan layar berisi “keuntungan besar” dari hasil trading, tanpa menunjukkan kerugiannya.
Menurut Mishaboar, langkah ini bukan hal yang organik. Ia menyebutnya sebagai “upaya terkoordinasi” antara platform trading, orang dalam industri, dan influencer berbayar untuk menarik likuiditas baru dari trader pemula yang belum paham risiko.
“Pegang DOGE di pasar spot saja sudah berarti kalian berurusan dengan aset yang sangat volatil. Tidak perlu memperparah risiko itu dengan leverage, karena cepat atau lambat, semuanya akan hilang,” tulis Mishaboar.
Mishaboar juga mengingatkan komunitas DOGE agar tidak mengikuti promosi dari influencer yang kerap menggembar-gemborkan koin baru. Ia menuduh sebagian dari mereka memanfaatkan para pengikutnya sebagai exit liquidity — istilah yang merujuk pada situasi ketika influencer menjual asetnya setelah harga naik akibat promosi mereka.
“Unfollow saja influencer yang seperti itu,” katanya tegas. “Mereka bukan sedang membantu, tapi memanfaatkan para pengikutnya untuk keluar dari posisi mereka.”
Menariknya, Mishaboar juga menyinggung secara sarkastik Changpeng Zhao (CZ), pendiri Binance, yang disebutnya kini “dipuji sebagai sosok tepercaya” oleh sebagian komunitas kripto di X.
Kritik itu muncul menjelang peringatannya terhadap “mantan CEO bursa” yang kini ikut mempromosikan platform perpetual DEX (decentralized exchange) berbasis leverage.
CZ sendiri diketahui menjadi penasihat untuk Aster DEX, yang beberapa kali menyalip Hyperliquid dalam volume dan pendapatan trading derivatif. Keterlibatan tokoh besar seperti CZ dianggap memperkuat tren penggunaan leverage di kalangan trader ritel.
Data terbaru menunjukkan, volume perdagangan di perpetual DEX kini telah menembus USD 1 triliun per bulan, rekor tertinggi sepanjang sejarah. Namun, Mishaboar menilai tren ini bisa berbahaya karena membuat trader pemula mudah terbakar modal tanpa memahami risiko likuidasi.
Sementara itu, harga Dogecoin tercatat berada di sekitar USD 0,25 (sekitar Rp 4.150) pada Selasa siang, turun lebih dari 2 persen dalam 24 jam terakhir, menurut data CoinMarketCap.
Peringatan Mishaboar menjadi sinyal agar komunitas kripto kembali ke dasar: memahami risiko, bukan mengejar sensasi. Di tengah euforia pasar dan promosi agresif dari berbagai pihak, pesan sederhananya jelas: “lebih baik pegang spot, daripada habis karena leverage.”

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
