Ilustrasi bitcoin yang sedang
JawaPos.com – Harga Bitcoin masih mempertahankan kekuatannya di zona USD 113.083 per Rabu (1/10), meski volatilitas tinggi terus membayangi pasar kripto. Dengan kapitalisasi pasar USD 2,25 triliun dan volume perdagangan harian USD 61,95 miliar, Bitcoin seperti sedang berjalan di tali tinggi—fluktuatif, menegangkan, tapi belum jatuh.
Selama 24 jam terakhir, BTC bergerak dalam kisaran USD 112.009– USD 114.762. Meski sudah bangkit dari level terendah USD 107.270, tekanan teknikal masih terasa. Titik support kuat berada di USD 108.000–USD 110.000, sementara area resistensi berat mengintai di USD 118.000–USD 120.000.
Jika Bitcoin mampu bertahan di atas USD 111.000, analis melihat potensi naik hingga USD 118.000 masih terbuka. Namun jika turun di bawah level tersebut dengan volume tinggi, koreksi lanjutan bisa menyeret harga kembali ke USD 108.000.
Pada grafik empat jam, rebound dari USD 108.652 hingga hampir USD 115.000 menunjukkan adanya respons buyer. Tapi saat ini harga cenderung bergerak sideways di area USD 113.000, sinyal bahwa pasar sedang berada di fase konsolidasi.
Bagi trader jangka pendek, zona entry menarik ada di kisaran USD 112.800– USD 113.200 dengan target keluar di USD 114.500– USD 115.000. Namun waspada, jika harga turun di bawah USD 112.500, bisa memicu penurunan cepat ke USD 111.000.
Indikator teknikal seperti RSI, Stochastic, CCI, dan ADX menunjukkan sinyal netral, mencerminkan pasar yang belum memutuskan arah. Tapi momentum dan MACD sudah mulai menunjukkan kecenderungan bearish. Momentum tercatat di -2.643, sementara MACD berada di -419, mengindikasikan tekanan jual masih ada.
Analisis moving average menunjukkan situasi yang terbelah:
10-day EMA & SMA: bullish
20-day EMA: bullish
20-day SMA hingga 50-day: bearish
100-day EMA & 200-day (EMA & SMA): bullish
Artinya, trader jangka panjang masih punya alasan untuk optimistis, tapi jangka pendek masih rentan koreksi.
Jika Bitcoin bertahan di atas $111.000, arah menuju USD 115.000– USD 118.000 masih mungkin. Tapi jika level krusial itu tembus ke bawah dengan volume tinggi, kita bisa melihat koreksi cepat ke USD 108.000.
Pasar mungkin belum menentukan arah, tapi satu hal pasti: ini bukan tempat untuk yang berhati lemah.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
