Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 September 2025 | 18.57 WIB

CZ Bantah Kabar YZi Labs Buka Investasi Rp 166 Triliun untuk Publik, Sebut FT Menyesatkan

Founder Binance Changpeng Zhao yang akrab disapa CZ. (Binance)

JawaPos.com – Pendiri Binance dan mantan CEO-nya, Changpeng Zhao (CZ), kembali jadi sorotan setelah membantah keras laporan Financial Times yang menyebut bahwa YZi Labs berencana membuka portofolio senilai USD 10 miliar (setara Rp 166 triliun) ke investor eksternal.

Lewat unggahan di platform X, CZ menyebut laporan itu sebagai “berita palsu total” dan menyebarkan “narasi negatif yang dibuat-buat”.

“Saya baru tahu soal berita itu dari media sosial. Tidak ada satu pun investor eksternal yang kami cari sejak rebranding,” tegas CZ, Rabu (24/9).

Sumber dari Financial Times sebelumnya mengklaim bahwa YZi Labs tengah merencanakan langkah untuk membuka akses investasi publik, bahkan menyebut adanya demo day yang dijadwalkan di Bursa Efek New York. Namun, CZ membantah semua poin tersebut.

“Tidak ada demo. Tidak ada komunikasi antara saya atau YZi Labs dengan Chairman Paul Atkins,” kata CZ, menanggapi laporan yang menyebut bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) telah menghubungi YZi Labs terkait absennya Atkins dari acara tersebut.

Kepala YZi Labs, Ella Zhang, memang dikutip mengindikasikan bahwa ke depan mereka mungkin membuka akses untuk investor luar. Namun, ia menekankan bahwa "belum saatnya" dan sejauh ini belum ada langkah ke arah tersebut.

Bantahan Soal Kasus Hukum dan Sikap terhadap Media

CZ juga menanggapi bagian laporan FT yang menyebutkan dirinya sedang menjalani proses hukum terkait dugaan pencucian uang. Ia mengklarifikasi bahwa dirinya hanya mengaku bersalah atas satu pelanggaran, yakni tidak menjaga sistem anti-pencucian uang secara memadai, sesuai ketentuan Bank Secrecy Act.

“Menyebutnya sebagai pelanggaran pencucian uang sangat menyesatkan,” katanya.

Lebih lanjut, CZ juga mengungkap bahwa sebenarnya ia sempat hampir menyetujui wawancara makan siang dengan jurnalis Financial Times yang menjanjikan liputan positif. Namun, ia membatalkan di menit terakhir karena kesibukan lain.

“Saya hampir hadir minggu lalu, tapi akhirnya Ella yang bertemu mereka. Dan beginilah hasilnya,” ungkapnya.

YZi Labs adalah firma investasi ventura yang kini dipimpin oleh Ella Zhang dan berada dalam radar pengawasan karena besarnya dana yang mereka kelola. Meski masih dalam tahap awal, kabar yang menyebut YZi akan membuka akses ke publik sempat mengguncang kepercayaan investor. Namun, CZ menegaskan bahwa tidak ada rencana semacam itu saat ini.

Pernyataan terbuka ini menjadi penegasan bahwa meskipun dirinya kini bukan lagi CEO Binance, nama CZ masih memegang bobot besar di dunia kripto, terutama saat menyangkut isu transparansi dan regulasi.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore