Ilustrasi lambang Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
JawaPos.com -Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempertegas langkahnya dalam mengatur pemanfaatan aset kripto di Indonesia. Regulasi baru akan mencakup penggunaan kripto untuk tokenisasi aset dunia nyata atau real world asset (RWA) hingga sebagai jaminan atau agunan dalam sistem keuangan.
Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Hasan Fawzi, mengatakan sejumlah inovasi berbasis kripto saat ini tengah diuji coba melalui regulatory sandbox.
“Sebentar lagi kita juga akan terus melakukan penguatan pengaturan itu dan memperluas dengan cakupan perdagangan untuk bentuk derivatif dari aset keuangan digital,” ujar Hasan dalam pertemuan di forum kripto di Tabanan, Bali, belum lama ini.
Hasan mengungkapkan, beberapa inovasi tokenisasi sudah masuk sandbox OJK, mulai dari emas, surat berharga negara (SBN), hingga properti.
“Emas misalnya bahkan di tanggal 8 Agustus kemarin karena sudah menunjuk usia tepat satu tahun ada di sandbox sudah kami nyatakan lulus,” kata Hasan.
Tokenisasi SBN, menurutnya, memungkinkan fragmentasi kepemilikan dengan denominasi kecil sehingga lebih terjangkau masyarakat. Dengan mekanisme tersebut, kepemilikan kripto dapat merepresentasikan kepemilikan SBN.
Lebih lanjut, Hasan menegaskan bahwa OJK menargetkan penyelesaian regulasi terkait tokenisasi aset hingga pemanfaatan kripto sebagai agunan pada tahun ini.
Aturan itu juga akan menentukan klasifikasi kripto jika dianggap sebagai securities token atau instrumen pinjaman yang ditokenkan.
“Nah hal-hal ini yang sudah dilakukan dan sekali lagi, di tahun ini kami juga merencanakan akan memfinalisasi bentuk peraturannya. Termasuk kalau itu bentuknya securities token, artinya bentuknya adalah di belakangnya kepemilikan,” jelasnya.
Langkah OJK ini sejalan dengan tren global di mana aset kripto semakin banyak digunakan untuk tokenisasi aset nyata serta instrumen keuangan alternatif. Namun, Indonesia menghadapi tantangan dalam memastikan regulasi mampu menjaga stabilitas keuangan sekaligus membuka ruang inovasi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
