Ilustrasi Shiba Inu. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)
JawaPos.com – Para trader Shiba Inu (SHIB) tengah bersiap menghadapi potensi pergerakan besar. Setelah mengalami penurunan harga dalam sepekan terakhir, altcoin ini berada di zona kritis. Meski sinyal bearish mendominasi, potensi rebound 10 persen justru bisa mengguncang pasar secara signifikan.
Dikutip dari BeInCrypto, Senin (28/7), jika SHIB berhasil pulih dan menembus level resistensi utama, maka lebih dari USD 52 juta atau sekitar Rp 845 miliar bisa terlikuidasi dari posisi short. Ini berarti para trader yang bertaruh pada penurunan harga SHIB akan terkena kerugian besar.
Dalam konteks perdagangan kripto, likuidasi short terjadi ketika harga aset naik dan memaksa trader yang sebelumnya menjual (short) untuk menutup posisi mereka dengan membeli kembali di harga lebih tinggi. Tekanan beli besar ini bisa mempercepat kenaikan harga, menciptakan semacam "efek bola salju" ke arah atas.
Namun, peluang rebound ini masih dibayangi sinyal negatif dari pasar. Aktivitas alamat aktif di jaringan Shiba Inu menurun drastis sebesar 36 persen dalam 48 jam terakhir. Ini menunjukkan bahwa banyak investor telah kehilangan kepercayaan dan mulai keluar dari aset tersebut.
Harga SHIB saat ini berada di USD 0,00001407 atau sekitar Rp 229 per token, dan terus bergerak di bawah level resistensi penting USD 0,00001435 (sekitar Rp 233).
Selama harga SHIB masih bertahan dalam rentang konsolidasi antara USD 0,00001435 dan USD 0,00001317 (Rp 233 – Rp 214), potensi likuidasi bisa dihindari karena pasar tetap dalam zona netral.
Namun, apabila SHIB berhasil menembus dan mengubah resistensi USD 0,00001435 menjadi support baru, maka harga berpeluang naik hingga USD 0,00001553 (sekitar Rp 252). Kenaikan ini akan menghapus sentimen bearish dan memperkuat optimisme para holder SHIB.
Bagi investor yang masih menggenggam SHIB, momen ini bisa menjadi titik balik. Tapi bagi para short seller, kenaikan ini justru bisa menjadi mimpi buruk yang menguras modal secara cepat. Pasar pun kini menunggu: apakah Shiba Inu kembali mencakar naik, atau tenggelam lebih dalam.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
