Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 April 2025 | 17.05 WIB

Trump Tunda Tarif Impor 90 Hari, Bitcoin Hari Ini Naik Tajam ke Rp 1,3 Miliar

Ilustrasi bitcoin (BTC) yang trennya positif dan berpotensi bullish. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi bitcoin (BTC) yang trennya positif dan berpotensi bullish. (Dhimas Ginanjar/Dall E/JawaPos.com)

JawaPos.com – Harga Bitcoin kembali melonjak tajam dan berhasil menembus level USD 82.000 atau sekitar Rp 1,34 miliar pada Rabu sore waktu Amerika Serikat, atau Kamis (10/4) dini hari WIB.

Kenaikan ini terjadi setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan penundaan tarif selama 90 hari yang langsung menggairahkan pasar saham dan aset digital.

Dikutip dari bitcoin.com, Kamis (10/4), pengumuman Trump memicu reli besar-besaran di Wall Street. Indeks S&P 500 melesat 7,6 persen, Dow Jones naik 6,5 persen, dan Nasdaq melompat 9,5 persen, menandai akhir dari lima hari berturut-turut tekanan jual yang intens.

Bitcoin ikut terkerek sentimen positif ini dan sempat menyentuh harga tertinggi USD 82.466 atau setara Rp 1,35 miliar sebelum sedikit terkoreksi.

Trump menyampaikan pengumuman itu lewat akun Truth Social miliknya. “Saya telah menyetujui jeda selama 90 hari, dan menurunkan tarif resiprokal secara substansial menjadi 10 persen, berlaku segera,” tulis Trump dalam unggahannya.

Pasar sebelumnya berada dalam tekanan hebat akibat kebijakan tarif balasan besar-besaran yang diumumkan Trump pada 2 April lalu.

Tarif tersebut menyasar sejumlah negara besar seperti Tiongkok, Uni Eropa, dan Jepang, sehingga meningkatkan kecemasan investor terhadap arah kebijakan perdagangan global.

Bitcoin yang sempat menyentuh titik terendah mingguan di angka USD 74.500 atau sekitar Rp 1,22 miliar, menunjukkan sensitivitasnya terhadap kebijakan global. Meski begitu, Bitcoin dinilai relatif stabil di tengah gejolak ini karena penurunannya tidak sedalam yang dikhawatirkan banyak analis.

“Bitcoin sering dipandang sebagai barometer sentimen geopolitik. Kenaikannya menunjukkan adanya optimisme sementara dari para pelaku pasar,” tulis laporan bitcoin.com.

Meski pasar menyambut jeda tarif ini dengan antusias, pelaku pasar menyadari bahwa volatilitas bisa kembali muncul jika pembicaraan dagang kembali buntu. Dengan kata lain, jeda 90 hari ini hanya memberikan ruang bernapas sementara, sementara arah kebijakan perdagangan dunia ke depan masih penuh ketidakpastian.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore