Ilustrasi: Instrumen investasi digital Bitcoin. (NewsBTC).
JawaPos.com – Dua pergerakan besar dari investor kripto lama mengguncang pasar, meningkatkan volatilitas di tengah tekanan ekonomi global. Seorang whale Ethereum yang telah menyimpan ETH sejak Initial Coin Offering (ICO) mulai menjual kepemilikannya, sementara bursa Mt. Gox yang telah lama bangkrut kembali menggerakkan Bitcoin dalam jumlah besar.
Menurut laporan CoinDesk, whale Ethereum mengirim 7.000 ETH senilai USD 13,8 juta (Rp 223 miliar) ke bursa Kraken pada Senin, di saat harga ETH sedang anjlok. ETH sempat turun ke USD 1.760 (Rp 28,5 juta), level terendah sejak Oktober 2023, sebelum naik kembali ke USD 1.900 (Rp 30,7 juta).
Di sisi lain, Cointelegraph melaporkan bahwa Mt. Gox kembali memindahkan Bitcoin dalam jumlah besar, dengan total hampir 12.000 BTC senilai USD 900 juta (Rp 14,5 triliun). Ini merupakan transfer kedua dalam sepekan, menyusul pergerakan 12.000 BTC senilai USD 1 miliar yang terjadi pada 6 Maret lalu.
Seorang whale Ethereum yang telah memegang asetnya sejak masa ICO kembali membuat pergerakan besar dengan mengirimkan 7.000 ETH ke Kraken, menurut Spot On Chain.
Biasanya, perpindahan kripto dalam jumlah besar ke bursa seperti ini mengindikasikan niat untuk menjual atau digunakan sebagai margin dalam perdagangan derivatif, yang dapat menyebabkan peningkatan volatilitas.
Whale ini masih memegang 30.070 ETH senilai lebih dari USD 50 juta (Rp 810 miliar), sehingga masih ada kemungkinan lebih banyak ETH akan dijual dalam waktu dekat.
Bursa Mt. Gox, yang pernah menjadi bursa Bitcoin terbesar antara 2010-2014, kembali menjadi sorotan setelah memindahkan hampir 12.000 BTC dalam dua kali transaksi dalam sepekan terakhir.
Dari jumlah ini, 11.501 BTC senilai USD 905,1 juta (Rp 14,67 triliun) dikirim ke dompet baru, sementara 332 BTC (Rp 426 miliar) masuk ke warm wallet, kemungkinan untuk keperluan pembayaran kreditur Mt. Gox, menurut Lookonchain.
Pergerakan ini terjadi saat harga Bitcoin turun ke USD 76.000 (Rp 1,23 miliar), level terendah dalam empat bulan terakhir. Analis Arthur Hayes, mantan CEO BitMEX, memperingatkan bahwa BTC bisa turun hingga USD 70.000 (Rp 1,12 miliar) sebelum menemukan titik stabil.
Mt. Gox saat ini masih memegang 24.411 BTC senilai USD 1,94 miliar (Rp 31,3 triliun) setelah mulai melepaskan kepemilikannya pada Juni 2024.
Dua pergerakan besar ini meningkatkan kekhawatiran pasar:
Investor kini mengawasi data ekonomi AS dan kebijakan Federal Reserve, yang akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah pasar kripto ke depan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
