Ilustrasi Doge Coin. (Dhimas Ginanjar/AI)
JawaPos.com – Dogecoin (DOGE) kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah berhasil menembus level harga USD 0,17 atau sekitar Rp 2.754. Analis pasar melihat indikasi kuat bahwa aset meme berbasis anjing ini berpotensi mengalami lonjakan harga dalam beberapa pekan ke depan.
Menurut Trader Tardigrade, seorang analis kripto terkemuka, Dogecoin saat ini telah membentuk pola grafik Ascending Triangle, yang dikenal sebagai indikator teknikal bullish.
Pola ini terbentuk ketika harga mengalami kenaikan bertahap dengan level support yang terus meningkat, sementara resistensi tetap berada di level yang sama.
Dengan pola ini, DOGE kemungkinan besar akan mengalami breakout ke atas, menandai akhir dari tren turun yang telah berlangsung cukup lama.
Analis tersebut bahkan memprediksi bahwa DOGE bisa mencapai USD 0,20 atau sekitar Rp 3.240 dalam waktu dekat, meskipun diperkirakan akan ada sedikit koreksi sebelum mencapai level tersebut.
Selain pola Ascending Triangle, ada satu indikator teknikal lain yang turut memperkuat sinyal bullish DOGE. Trader Tardigrade mencatat bahwa Dogecoin baru saja mencetak Doji Candle pada penutupan mingguan terakhir.
Dalam analisis teknikal, pola Doji sering dianggap sebagai tanda pembalikan arah, terutama setelah periode penurunan harga yang panjang.
Jika melihat pola historis, pola Doji ini sebelumnya pernah terjadi sebelum DOGE mengalami lonjakan harga. Analis memperkirakan bahwa fenomena serupa bisa terulang, mengingat kondisi pasar saat ini yang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Tidak hanya dari sisi teknikal, data on-chain juga menunjukkan bahwa minat investor terhadap DOGE masih kuat meskipun harga sempat turun.
Menurut laporan Santiment, jumlah alamat wallet yang menyimpan lebih dari 1 juta DOGE telah meningkat sebanyak 62 wallet sejak Februari, atau mengalami kenaikan 1,24%.
Selain itu, jumlah alamat aktif harian juga mencapai 150.000 alamat, yang merupakan angka tertinggi sejak pertengahan November tahun lalu.
Aktivitas wallet yang meningkat biasanya menjadi indikasi akumulasi, yang sering kali berkontribusi pada kenaikan harga dalam jangka menengah hingga panjang.
Dengan kombinasi pola grafik bullish, peningkatan aktivitas wallet, dan sentimen pasar yang mulai pulih, Dogecoin memiliki peluang besar untuk mengalami rebound signifikan dalam beberapa minggu ke depan.
Namun, investor tetap disarankan untuk memperhatikan level resistensi utama di USD 0,20 atau Rp 3.240, karena ini akan menjadi titik penentuan apakah DOGE dapat melanjutkan reli atau mengalami koreksi sebelum melanjutkan kenaikannya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
