Ilustrasi bitcoin. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com – ETF emas kembali memimpin dalam jumlah aset yang dikelola (AUM), mengungguli ETF Bitcoin yang sebelumnya sempat mendominasi.
Lonjakan harga emas ke rekor USD 3.014 per ons membuat investor lebih memilih aset safe haven ini, sementara harga Bitcoin terkoreksi hingga USD 84.000, turun sekitar 25% dari puncaknya di USD 109.000 pada Januari 2025.
Dilansir dari Decrypt, ETF emas di AS kini mengelola hampir USD 150 miliar, sementara 11 ETF Bitcoin yang disetujui tahun lalu oleh SEC kini memiliki AUM sekitar USD 93 miliar.
Menurut data K33 Research, Bitcoin sempat melampaui ETF emas pada Desember 2024, terutama setelah kemenangan Presiden Donald Trump, yang kebijakannya dianggap menguntungkan industri aset digital.
Namun, kekhawatiran makroekonomi dan perang dagang yang dipicu oleh tarif baru Trump telah mendorong investor kembali ke emas, menyebabkan penurunan minat terhadap ETF Bitcoin.
Menurut Kent Thune, Senior Content Editor di etf.com, Bitcoin memang memiliki beberapa karakteristik safe haven, tetapi belakangan ini lebih berperilaku sebagai aset risiko (risk-on asset).
Hal ini yang menyebabkan outflow besar dari ETF Bitcoin, karena investor lebih memilih aset yang lebih stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.
Namun, analis Bloomberg Eric Balchunas masih optimistis bahwa Bitcoin bisa kembali mengungguli emas dalam jangka menengah hingga panjang. Ia menyebut BTC sebagai "hot sauce" investasi, sementara emas tetap menjadi aset konservatif.
“Kebanyakan orang ingin investasi yang memiliki ‘bumbu pedas,’ sesuatu yang lebih spekulatif. Emas memang menang dalam jangka pendek, tetapi Bitcoin tetap lebih menarik bagi investor dalam jangka panjang,” ujar Balchunas.
Meskipun ETF Bitcoin mengalami outflow besar, beberapa faktor bisa mendorong kebangkitan kembali BTC:
Namun, untuk saat ini, emas masih menjadi pilihan utama di tengah ketidakpastian ekonomi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
