Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Maret 2025 | 09.45 WIB

Bitcoin vs Emas: ETF Emas Kuasai Pasar Lagi, Tapi BTC Bisa Bangkit

Ilustrasi bitcoin. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

JawaPos.com – ETF emas kembali memimpin dalam jumlah aset yang dikelola (AUM), mengungguli ETF Bitcoin yang sebelumnya sempat mendominasi.

Lonjakan harga emas ke rekor USD 3.014 per ons membuat investor lebih memilih aset safe haven ini, sementara harga Bitcoin terkoreksi hingga USD 84.000, turun sekitar 25% dari puncaknya di USD 109.000 pada Januari 2025.

Dilansir dari Decrypt, ETF emas di AS kini mengelola hampir USD 150 miliar, sementara 11 ETF Bitcoin yang disetujui tahun lalu oleh SEC kini memiliki AUM sekitar USD 93 miliar.

Menurut data K33 Research, Bitcoin sempat melampaui ETF emas pada Desember 2024, terutama setelah kemenangan Presiden Donald Trump, yang kebijakannya dianggap menguntungkan industri aset digital.

Namun, kekhawatiran makroekonomi dan perang dagang yang dipicu oleh tarif baru Trump telah mendorong investor kembali ke emas, menyebabkan penurunan minat terhadap ETF Bitcoin.

Menurut Kent Thune, Senior Content Editor di etf.com, Bitcoin memang memiliki beberapa karakteristik safe haven, tetapi belakangan ini lebih berperilaku sebagai aset risiko (risk-on asset).

Hal ini yang menyebabkan outflow besar dari ETF Bitcoin, karena investor lebih memilih aset yang lebih stabil di tengah ketidakpastian ekonomi.

Namun, analis Bloomberg Eric Balchunas masih optimistis bahwa Bitcoin bisa kembali mengungguli emas dalam jangka menengah hingga panjang. Ia menyebut BTC sebagai "hot sauce" investasi, sementara emas tetap menjadi aset konservatif.

“Kebanyakan orang ingin investasi yang memiliki ‘bumbu pedas,’ sesuatu yang lebih spekulatif. Emas memang menang dalam jangka pendek, tetapi Bitcoin tetap lebih menarik bagi investor dalam jangka panjang,” ujar Balchunas.

Meskipun ETF Bitcoin mengalami outflow besar, beberapa faktor bisa mendorong kebangkitan kembali BTC:

  • Sentimen investor terhadap aset kripto bisa berubah dengan cepat, terutama jika Bitcoin kembali menguat di atas USD 90.000.
  • ETF Bitcoin tetap menarik bagi investor yang mencari pertumbuhan cepat dibandingkan emas yang cenderung stabil.
  • Kebijakan moneter global dan potensi pencetakan uang lebih lanjut bisa mendorong Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi.

Namun, untuk saat ini, emas masih menjadi pilihan utama di tengah ketidakpastian ekonomi.

 

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore