Ilustrasi doge coin. (Binance)
JawaPos.com - Dalam beberapa minggu terakhir, harga Dogecoin mengalami tren menurun, sejalan dengan tekanan yang dialami pasar kripto secara keseluruhan.
DOGE telah kehilangan beberapa level support utama, termasuk USD 0.30, USD 0.25, USD 0.22, dan USD 0.20.
Kini, USD 0.17 menjadi titik krusial yang akan menentukan apakah tren naik jangka panjang sejak 2017 masih berlaku atau akan mengalami breakdown.
Seperti dilansir dari Bitcoinist.com, Martinez membagikan analisis teknikalnya melalui platform X, menunjukkan bahwa Dogecoin saat ini berada dalam formasi tren naik jangka panjang yang terdiri dari garis tren atas (all-time highs) dan garis tren bawah (bear market lows).
Di tengah formasi ini, terdapat garis tengah tren, yang menurutnya bisa menjadi target besar DOGE di USD 2.74 jika reli terjadi.
Martinez menegaskan bahwa kunci reli besar DOGE adalah mempertahankan harga di atas USD 0.17 (Rp 2.750).
Jika ini terjadi, maka struktur tren naik jangka panjang masih berlaku, dan peluang breakout semakin besar.
"Selama Dogecoin tetap di atas level ini, masih ada potensi besar untuk reli ke level tertinggi sepanjang masa," ujar Martinez.
Jika benar, maka harga DOGE akan melampaui rekor sebelumnya di USD 0.7316 (Rp 11.850) dan bisa mencapai target USD 2.74 (Rp 44.400).
Namun, jika DOGE gagal mempertahankan USD 0.17, maka harga berisiko turun lebih dalam. Martinez memperingatkan bahwa kegagalan di level ini dapat mendorong DOGE turun ke USD 0.14 (Rp 2.270) atau lebih rendah.
Saat ini, DOGE diperdagangkan di USD 0.1847 (Rp 2.995), setelah turun 3,15% dalam 24 jam terakhir. Dengan volatilitas pasar kripto yang masih tinggi, investor DOGE kini menunggu apakah level USD 0.17 bisa bertahan sebagai support atau justru akan ditembus.
Meskipun target USD 2.74 terdengar ambisius dalam kondisi pasar saat ini, analisis teknikal Martinez menunjukkan bahwa skenario ini masih memungkinkan.
Bahkan, jika tren naik terus berlanjut, ada potensi jangka panjang untuk DOGE mencapai USD 14 (Rp 226.800), meskipun itu membutuhkan momentum pasar yang jauh lebih besar.
Dengan prospek kenaikan besar namun risiko penurunan yang masih mengintai, investor DOGE kini menghadapi momen krusial dalam pergerakan harga kripto ini.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
