
Ilustrasi. Kolesterol tinggi dan pengentalan darah bisa picu stroke.
JawaPos.com - Gaya hidup dan pola makan tinggi lemak membuat kolesterol naik. Kolesterol terdiri dari berbagai macam lemak jahat dan lemak baik. Apalagi jika dipicu dengan darah yang kental, risiko terserang stroke akan lebih tinggi.
Dokter Spesialis Saraf dari Rumah Sakit Ciptomangunkusumo dr. Mohammad Kurniawan, Sp.S(K) menjelaskan orang Asia lebih banyak terserang stroke di pembuluh darah bagian kepala. Sedangkan orang Eropa di bagian leher.
Orang Asia saat ini pun gaya hidupnya sama dengan orang negara Barat yang gemar makan fast food. Apalagi ditambah dengan lingkungan yang tak sehat seperti polusi udara dan banyaknya transportasi yang lebih instan. Sehingga membuat seseorang malas bergerak.
"Stroke paling banyak di atas usia 60 tahun. Namun kini bergeser ke usia muda. Ada pasien saya 18 tahun kena stroke karena adanya kelainan pembuluh darah di otak. Tapi kalau usia 30-40 kena stroke itu akibat gaya hidup," jelas dr. Kurniawan dalam diskusi paparan hasil studi XANAP terkait pasien stroke dan gangguan irama jantung baru-baru ini.
Lalu seberapa besar kolesterol dan pengentalan darah menyumbang risiko stroke?
1. Kolesterol
Jenis-jenis kolesterol terdiri dari lemak jahat LDL (low-density lipoprotein). HDL (high-density lipoprotein) kolesterol baik dan trigleserida.
Kolesterol LDL dianggap sebagai kolesterol jahat karena berkontribusi terhadap plak, tebal, tumpukan lemak yang keras yang dapat menyumbat arteri dan membuat pembuluh darah menjadi kurang fleksibel. Jika bentuk gumpalan dan blok arteri menyempit, maka dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke.
Sedangkan HDL membantu menghilangkan kolesterol LDL dari arteri. HDL bertugas membawa kolesterol LDL dari arteri untuk kembali ke hati, di mana kolesterol akhirnya dipecah dan dihilangkan dari tubuh.
Lalu trigliserida merupakan salah satu jenis lemak dalam darah yang dibutuhkan tubuh untuk diubah menjadi energi. Kadar trigliserida yang tinggi akan menaikkan risiko serangan jantung dan stroke biasanya terjadi pada orang dengan obesitas.
"Kolestrerol memang faktor risiko. Jika kolesterol saja, kami belum punya datanya berapa persen. Tapi biasanya disertai hipertensi atau diabetes. Angkanya 50-60 persen. Dibanding pasien kolesterol dengan gangguan irama jantung hanya 20 persen. Atau disertai hipertensi ada FA atau diabetes," kata dr. Kurniawan.
2. Pengentalan Darah
Pengentalan darah juga faktor risiko stroke. Darah yang kental disebabkan gangguan sel-sel pada darah lebih tinggi. Itu karena pada pasien gangguan darah terjadi faktor pembekuan darah lebih dominan.
"Memang ada bawaan gangguan darah. Atau pada orang dengan penyakit auto imun dan kanker, biasanya darahnya lebih kental. Jadi kalau bicara kekentalan darah tergantung penyakitnya dulu," katanya.
Menurutnya, seseorang yang terlalu lelah tidak akan menyebabkan darah menjadi kental. Namun memang ada kaitannya jika seseorang mengalami dehidrasi darahnya menjadi kental.
"Ada orang dehidrasi, kurang minum darahnya kental. Memang dari hasil pemeriksaan darah, darahnya kental. Tapi tak berhubungan langsung dengan stroke. Kekentalan darah ini bicara soal gangguan pembuluh darahnya yang terganggu. Bukan kadar eritrosit atau Hemoglobin," papar dr. Kurniawan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022