Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 September 2017 | 20.41 WIB

Sepertiga Kematian di Dunia Dipicu Penyakit Jantung, Angkanya Segini

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Hari Jantung Sedunia yang jatuh pada setiap 29 September harus menjadi momentum untuk melakukan pola hidup aktif dan sehat. Penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor satu di dunia.


Faktor risikonya terdiri dari diabetes, hipertensi, kolesterol, genetik, dan merokok. Di Indonesia, angka perokok paling sulit. Lebih ironis lagi setiap tahun perokok pemula terus bermunculan.


Dalam laman World Heart Day pada Jumat (29/9) semangat yang digaungkan adalah ‘Bagikan Kekuatanmu’ dalam melakukan kampanye hidup sehat, dan mencegah penyakit jantung serta kardiovaskular.


Kesehatan jantung adalah paling utama bagi tubuh. Bayangkan jika jantung seseorang berhenti berdetak. Dengan makan dan minum yang baik, berolahraga, berhenti merokok, dan terapkan pola hidup rendah lemak, rendah kalori, dan tinggi serat, semua akan membuat hidup lebih baik.


Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan kardiovaskular adalah penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia. Catatan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, setiap tahun penyakit mematikan itu menewaskan 17,5 juta orang. Angka itu adalah sepertiga dari semua penyebab kematian di planet ini dan setengah dari semua kematian terkait penyakit tidak menular.


Sekitar 80 persen kematian ini berada di negara berpenghasilan rendah dan menengah di mana sumber daya manusia dan keuangan paling tidak dapat mengatasi beban penyakit jantung dan Kardiovaskular. Hari Jantung Dunia memainkan peran penting dalam mengubah semua ini.


Penting untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong individu, keluarga, masyarakat dan pemerintah untuk mengambil tindakan mulai dari sekarang. Kurangi beban untuk mengurangi beban, dan kematian dini dari akibat penyakit jantung kardiovaskular dan hidup lebih sehat.


Di Indonesia, hampir semua rumah sakit kini banyak merawat pasien jantung dengan tren di usia muda. Di RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita misalnya, banyak pasien terkena penyakit jantung di usia 27-30 tahun ke atas. Rata-rata pasien itu adalah perokok. Karena itu, sayangi jantung kita sejak detik ini.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore