Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2020 | 18.46 WIB

Ketahui 3 Masalah Kulit yang Sering Dialami Bumil dan Simak Solusinya

Ilustrasi para ibu hamil sedang menanti kelahiran buah hati/StandUp Girl - Image

Ilustrasi para ibu hamil sedang menanti kelahiran buah hati/StandUp Girl

JawaPos.com - Beragam hal bisa menyebabkan munculnya masalah kulit saat hamil, mulai dari perubahan kadar hormon dan sirkulasi darah dalam tubuh, penurunan fungsi sistem kekebalan tubuh, sampai pertambahan berat badan. Beberapa masalah kulit yang sering muncul selama kehamilan di antaranta bercak hitam pada wajah, jerawat, stretch marks dan varises.

Berbagai keluhan yang sering muncul sehubungan dengan masalah estetika dimulai dari pigmentasi, jerawat, kemerahan, tekstur permukaan kulit, hingga kerut.

Dokter Spesialis Dermatovenereologi dari layanan Klinik Bamed Skincare dr. Vita Siphra Sirait, SpDV mengatakan pada kehamilan terjadi berbagai perubahan pada sistem kekebalan tubuh, hormonal, metabolisme dan pembuluh darah yang dapat membuat kulit dan struktur atau jaringan di sekitarnya mengalami perubahan atau kelainan. Perubahan atau kelainan kulit dalam kehamilan umumnya berupa kelainan kulit yang normal (fisiologis), kelainan kulit yang hanya terjadi pada kehamilan, dan penyakit kulit yang dipengaruhi oleh kehamilan.

"Pada saat hamil, seorang wanita mengalami perubahan hormon yang fisiologis. Hal ini dapat menimbulkan masalah berupa jerawat dan gangguan pigmentasi. Gangguan pigmentasi pada ibu hamil sering berupa flek hitam pada wajah, wajah tampak kusam dan daerah lipatan yang bertambah gelap," katanya dalam Webinar, Rabu (26/8) kemarin.

Selama masa pandemi Covid-19 ternyata juga menambah masalah kulit pada ibu hamil. "Pada masa pandemi ini ibu hamil juga dapat mengalami kelainan kulit karena praktik kebersihan diri yang berlebihan," jelas Vita.

Apa saja masalah tersebut?

 

1. Masalah Akibat Hormonal

Bentuk kelainan kulit yang normal (fisiologis) pada ibu hamil bervariasi, yang paling sering terjadi adalah hiperpigmentasi, yaitu linea nigra (garis hitam memanjang melewati pusat hingga tulang kemaluan), daerah sekitar putting susu menggelap, serta kulit leher dan lipatan menghitam. Kelainan hiperpigmentasi ini berkaitan dengan peningkatan hormon estrogen dalam kehamilan menyebabkan peningkatan hormon yang menstimulasi pembentukan pigmen.

 

2. Masalah Pada Perubahan Perut

Ibu hamil juga sering mengalami stretch marks akibat peregangan kulit karena perut yang membesar. Ada beberapa kelainan kulit yang dipengaruhi oleh peningkatan kadar hormon pada kehamilan, di antaranya yang tersering adalah infeksi jamur pada genitalia dan jerawat.

 

3. Masalah Selama Pandemi

Pada era pandemi, ibu hamil juga dapat mengalami kelainan kulit akibat mengenakan masker. Kandungan formaldehyde pada masker dapat menyebabkan dermatitis kontak alergi, yang dapat diperberat bila kelembapan daerah wajah selama ini tidak optimal. Sering mencuci tangan dan paparan terhadap desinfektan dapat menyebabkan iritasi pada kulit bila tidak disertai penggunaan pelembap.

 

Solusinya?

 

1. Konsultasi

Dengan berbagai kelainan kulit yang dapat terjadi pada ibu hamil tersebut, bukanlah suatu hal yang tidak mungkin ibu hamil memerlukan berkonsultasi dengan dermatologis.

 

2. Lakukan Peeling

Ibu hamil juga dapat menjalani prosedur kosmetik yang aman, contohnya peeling. Tindakan ini dapat membantu mengatasi kondisi kelainan kulit berupa jerawat atau kehitaman pada kulit yang sering terjadi dalam kehamilan, yang efek kerjanya terbatas hanya pada jaringan kulit sehingga tidak memengaruhi janin. Pemilihan agen peeling juga sebaiknya hindari yang mengandung salisil karena penggunaan dalam jumlah yang banyak dapat diabsorbsi sistemik (tidak terbatas hanya pada jaringan kulit).

 

3. Pakai Pelembab

Tidak banyak prosedur kosmetik yang dipastikan aman dapat dijalani oleh ibu hamil, karena penelitian pada ibu hamil masih terbatas. Perawatan kesehatan personal diperbolehkan dan disarankan pada ibu hamil. Disarankan rutin menggunakan pelembap untuk menghindari kelainan kulit iritasi akibat sering mencuci tangan di era pandemi ini.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore