
Ilustrasi flek atau bintik hitam di susu bubuk anak. (Facebook).
JawaPos.com - Bintik cokelat atau kehitaman pada susu bubuk anak tidak selalu menandakan kontaminasi. Menurut ahli teknologi pangan IPB University, Prof. Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang, partikel tersebut bisa terbentuk selama proses pengeringan susu akibat paparan panas. Meski begitu, orang tua tetap perlu memeriksa kondisi produk sebelum memberikannya kepada anak.
Temuan bintik gelap pada susu bubuk kerap membuat orang tua khawatir. Selain mempertanyakan kualitas produk, muncul pula kekhawatiran mengenai keamanan susu yang dikonsumsi anak setiap hari.
Namun, perubahan warna pada susu bubuk tidak selalu berarti produk tersebut tercemar benda asing atau mengalami kerusakan. Untuk memahami penyebabnya, orang tua perlu mengenali proses pengolahan susu serta tanda-tanda yang perlu diwaspadai.
Mengapa Bisa Muncul Bintik Hitam pada Susu Bubuk?
Prof. Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang, STP, MSc, akademisi bidang teknologi pangan dari IPB University menjelaskan bahwa pembuatan susu bubuk melibatkan sejumlah tahapan terkontrol. Mulai dari pencampuran bahan hingga pemanasan dan pengeringan.
Salah satu teknologi yang umum digunakan dalam proses tersebut adalah 'spray drying' atau pengeringan semprot. Teknologi ini mengubah susu cair menjadi bubuk dengan menyemprotkan cairan ke dalam aliran udara panas sehingga kandungan airnya menguap dalam waktu singkat.
“Melalui teknologi spray drying, susu cair diubah menjadi bubuk dengan memanfaatkan udara panas dalam waktu singkat. Menariknya, penguapan air membantu menjaga suhu partikel susu tetap lebih rendah dibandingkan suhu udara pengering, sehingga paparan panas terhadap komponen gizinya relatif ringan,” jelas Prof. Azis melalui keterangannya.
Meski proses pengeringan berlangsung dalam waktu singkat, sebagian kecil partikel susu dapat menempel pada permukaan alat pengering. Partikel yang tertinggal ini berpotensi mengalami paparan panas lebih lama daripada partikel lainnya.
Akibatnya, sebagian partikel dapat berubah warna menjadi kecokelatan atau kehitaman. Dalam teknologi pangan, kondisi tersebut dikenal sebagai *scorched particles*.
Apakah Bintik Hitam pada Susu Berbahaya?
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022