
Ilustrasi operasi prostat
JawaPos.com - Perkembangan teknologi medis menghadirkan pilihan pengobatan yang semakin beragam. Salah satunya Sonablate High-Intensity Focused Ultrasound (HIFU). Yaitu teknologi yang memanfaatkan gelombang ultrasonik berintensitas tinggi untuk menangani jaringan prostat yang menjadi target terapi tanpa operasi terbuka.
Permasalahan prostat telah menjadi problem yang menghantui kaum laki-laki. Adanya teknologi ini memungkinan kaum Adam tidak lagi kesakitan saat mengalami masalah prostat.
Consultant Urologist Sunway Medical Centre Ipoh Dr. L. Sivaneswaran P.M.P. menjelaskan Sonablate HIFU tidak memerlukan sayatan untuk mencapai jaringan yang menjadi target terapi. Hal ini sangat berbeda dengan operasi prostat konvensional.
“Teknologi ini memungkinkan kami menangani jaringan prostat secara sangat presisi tanpa perlu pembedahan,” kata Sivaneswaran dalam rilis surat elektronik kepada wartawan Kamis (3/9). Sonablate HIFU bekerja dengan memfokuskan energi ultrasonik berintensitas tinggi pada area prostat yang telah ditentukan.
Energi tersebut menghasilkan panas yang digunakan untuk menghancurkan jaringan target. Meski menghasilkan panas, namun hal itu tetap aman karena jaringan sehat di sekitarnya tetap terjaga.
Tingkat presisi terapi tersebut juga didukung teknologi pencitraan ultrasonil secara real-time. Melalui pencitraan ini, dokter dapat memantau kondisi jaringan serta menentukan dan mengawasi area yang menjadi target terapi selama prosedur berlangsung.
Selain tidak membutuhkan operasi terbuka, Sonablate HIFU juga menawarkan masa pemulihan yang relatif singkat. Pasien yang memenuhi kriteria medis umumnya dapat kembali melakukan aktivitas ringan dalam waktu satu hingga dua hari setelah tindakan.
Keunggulan teknologi pengobatan ini adalah mengurangi risiko yang berkaitan dengan tindakan operasi. Seperti perdarahan, infeksi, dan kebutuhan rawat inap berkepanjangan. Pada pasien yang sesuai dengan kriteria, Sonablate HIFU juga berpotensi menurunkan risiko inkontinensia urin dan gangguan fungsi ereksi.
Meski menawarkan pendekatan minim invasif, Sonablate HIFU tidak dapat diterapkan kepada seluruh pasien dengan gangguan prostat. Kelayakan pasien tetap harus ditentukan melalui pemeriksaan dan evaluasi menyeluruh oleh dokter spesialis urologi. Evaluasi tersebut mencakup diagnosis, kondisi kesehatan, tingkat keparahan penyakit, serta kesesuaian kondisi pasien dengan prosedur HIFU.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
35 Santri Keracunan MBG Masih Dirawat di RS Siti Hajar Sidoarjo
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Prediksi Sassuolo vs Frosinone di Coppa Italia 2026/2027: Jay Idzes Cs Menang Susah Payah
