
Pemaparan teknologi magneto untuk batu saluran kemih dan prostat. (Nurul Adriyana)
JawaPos.com – Batu saluran kemih dan gangguan prostat menjadi dua dari sekian banyak penyakit yang sering dialami laki-laki. Penanganan untuk kedua penyakit tersebut pun tentu berbeda sesuai dengan kondisi pasien. Tapi, keduanya bisa sama-sama diatasi dengan teknologi Magneto.
Diperkenalkan dalam peluncuran Urology & Nephrology Clinic Bethsaida Healthcare, teknologi magneto menggunakan sistem laser Holmium generasi baru yang mendukung penanganan batu saluran kemih maupun pembesaran prostat.
Diungkapkan dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, untuk kasus batu saluran kemih, teknologi magneto memungkinkan proses fragmentasi maupun dusting. Sehingga batu dapat dipecah menjadi partikel yang lebih halus dengan kontrol yang lebih presisi.
Baca Juga: The Changcuters Jadi 'Terdakwa' di DCDC Pengadilan Musik, Kiprah 20 Tahun hingga Tur Inggris Disorot
“Resiko cedera thermal di saluran kemih pun lebih minimal. Terlebih ketika batu ditembakkan di saluran kan ada kemungkinan lompat, dengan magneto lebih stabil,” papar dr. Margareth.
Tapi, dijelaskan dr. Donny Eka Putra, Sp.U., Subsp.TRK(K), Dokter Konsultan Urologi Subspesialis Trauma & Rekonstruksi Saluran Kemih Bethsaida Hospital Gading Serpong, setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda, sehingga pemilihan terapi tidak dapat disamaratakan.
Saat menangani kasus batu saluran kemih, biasanya dia akan mempertimbangkan beberapa hal. Seperti ukuran dan lokasi batu, kondisi anatomi saluran kemih, tingkat sumbatan, hingga kondisi kesehatan pasien secara menyeluruh sebelum menentukan tindakan yang paling tepat.
Namun, dengan adanya teknologi seperti Laser Magneto membantu mempertajam tingkat presisi yang lebih tinggi. “Sementara pasien yang membutuhkan rekonstruksi saluran kemih memungkinkan kami menangani kasus yang lebih kompleks, mulai dari penyempitan, cedera, hingga kelainan struktur saluran kemih dalam satu layanan yang berkesinambungan," jelas dr. Donny Eka Putra.
Berbeda dengan batu saluran kemih, pada kasus pembesaran prostat, teknologi ini mendukung prosedur HoLEP melalui pendekatan minimal invasive, yang mengurangi perdarahan, mempercepat pemulihan, dan meningkatkan kenyamanan pasien.
Kolaborasi Antarspesialis
Dikatakan dr. Boyke Budiman Sumantri, Sp.U., Ketua Urology & Nephrology Clinic Bethsaida Hospital Gading Serpong, gangguan saluran kemih, prostat, maupun ginjal sering kali saling berkaitan. Sehingga membutuhkan kolaborasi antarspesialis agar pasien memperoleh penanganan yang tepat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022