
Spanduk resmi kegiatan PKM BIMA 2026 Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal (ISTA). (istimewa)
JawaPos.com – Upaya membangun kesadaran kesehatan masyarakat tidak selalu harus dimulai dari fasilitas kesehatan. Di lingkungan Perumnas 3 Parung Panjang, Kabupaten Bogor, inisiatif tersebut justru tumbuh kuat dari basis komunitas warga.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim dosen Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal (ISTA) berkolaborasi dengan Paguyuban Warga Mataram Raya menggelar aksi nyata. Kegiatan yang berpusat di Aula dan Pelataran Masjid An-Nur ini memadukan edukasi kesehatan, skrining penyakit, hingga pelatihan produksi produk higiene rumah tangga.
Aksi sosial yang diikuti oleh 61 peserta dari anggota paguyuban dan warga sekitar ini berhasil menarik antusiasme tinggi. Kehadiran tim pengabdi disambut hangat oleh Ketua Paguyuban Warga Mataram Raya, Jumadi, beserta jajaran pengurus komunitas. Salah satu agenda utamanya adalah pengembangan "Trilogi Sabun Antiseptik"- yakni tiga produk higiene rumah tangga berupa sabun cuci tangan aroma stroberi, sabun cuci piring aroma jeruk nipis, dan pembersih lantai aroma sereh.
"Masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi dilibatkan secara langsung dalam proses pembelajaran dan praktik. Harapannya, pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari," ujar Ketua Tim PKM ISTA, apt. Febri Hidayat, M.B.A., Minggu (26/7/2026).
Sebelum pelatihan dimulai, tim PKM melaksanakan skrining kesehatan gratis bagi 61 warga. Pemeriksaan meliputi pengecekan berat badan, tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Warga yang membutuhkan perhatian khusus langsung diberikan rekomendasi rujukan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Tak hanya pemeriksaan fisik, warga juga dibekali edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pencegahan Tuberkulosis (TBC). Melalui media leaflet interaktif, tim mengupas tuntas gejala klinis dan cara memutus rantai penularan TBC.
Efektivitas edukasi ini terbukti dari lonjakan drastis skor rata-rata pengetahuan warga. Dari semula hanya 5,75 saat pre-test, melonjak menjadi 8,75 pada sesi post-test.
Setelah edukasi kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan paket higiene "Trilogi Antiseptik". Peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai fungsi bahan baku, peralatan, tahapan pembuatan, hingga proses pengemasan produk yang aman.
Tampilan produk sabun cuci tangan, pel lantai Aroma sereh, dan sabun cuci piring hasil produksi mandiri warga bersama tim dosen ISTA. (istimewa)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022