Ilustrasi dokter memegang elemen medis. (Freepik)
JawaPos.com – RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, buka suara setelah salah satu dokternya menjadi sorotan publik karena diduga melontarkan komentar tidak berempati terhadap seorang pasien BPJS Kesehatan, dalam unggahan viral di media sosial Threads. Manajemen rumah sakit menyatakan akan melakukan pembinaan terhadap tenaga kesehatan yang bersangkutan.
Dalam keterangannya, manajemen mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan perhatian, kritik, dan masukan atas kasus tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan perhatian, kritik, dan saran kepada kami," tulis manajemen RSUD Ruteng.
RSUD Ruteng mengakui unggahan yang beredar dan ditulis oleh dr. Benny Christian Sihombing telah menimbulkan ketidaknyamanan di tengah masyarakat. Karena itu, manajemen menyatakan telah mengambil langkah sesuai aturan dan kebijakan internal rumah sakit terhadap oknum yang terlibat.
"Menindaklanjuti hal tersebut, pihak manajemen telah melakukan langkah-langkah sesuai aturan dan kebijakan internal rumah sakit kepada oknum yang terkait," lanjut pernyataan tersebut.
Manajemen juga menegaskan bahwa komentar yang viral itu merupakan pendapat pribadi dokter yang bersangkutan dan tidak mencerminkan sikap maupun standar pelayanan RSUD Ruteng.
"Kami sampaikan bahwa pernyataan dimaksud merupakan opini pribadi yang bersangkutan dan tidak mewakili sikap, nilai, maupun standar pelayanan RSUD Ruteng. Hal ini juga bertentangan dengan Kode Etik yang berlaku di lingkungan kami," tegas manajemen.
Sebagai tindak lanjut, RSUD Ruteng memastikan akan meningkatkan pembinaan terhadap seluruh tenaga kesehatan dan staf agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.
"Sebagai komitmen, kami akan terus membina seluruh tenaga kesehatan dan staf agar lebih bijak, santun, dan bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi di ruang publik. Pelayanan yang humanis dan profesional akan terus kami jaga," tulis manajemen.
Kasus ini bermula dari unggahan seorang pasien BPJS Kesehatan di Threads yang mengaku menunggu ruang perawatan selama delapan jam. Unggahan tersebut kemudian memicu berbagai komentar yang dinilai tidak berempati dari sejumlah akun yang mengaku sebagai tenaga kesehatan.
Baca Juga:RS Pusri Palembang Putus Kerja Sama dengan Dokter yang Komentar Nirempati ke Pasien BPJS di RSCM
Setelah diketahui pemilik unggahan meninggal dunia, komentar-komentar tersebut menuai kecaman luas dari publik. Sejumlah tenaga kesehatan yang terlibat telah menyampaikan permintaan maaf, sementara beberapa institusi tempat mereka bekerja mengambil langkah pembinaan hingga pemutusan kerja sama sebagai bentuk penegakan etika profesi.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
