
Ilustrasi seorang anak yang gizinya tercukupi sehingga tidak terkena stunting (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Stunting dan masalah gizi masih menjadi masalah mendasae pada anak Indonesia. Pemantauan pertumbuhan anak secara berkala merupakan kunci utama dalam mendeteksi dini masalah ini. Namun, hasil pemantauan tidak akan akurat jika proses pengukurannya dilakukan secara asal.
Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Tumbuh Kembang dan Pediatri Sosial Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. I Gusti Ayu Trisna Windiani, Sp.A, Subsp. T.K.P.S(K), menekankan pentingnya penerapan standar baku WHO dan Permenkes RI Nomor 2 Tahun 2020 dalam mengukur pertumbuhan anak.
"Faktor nutrisi dan faktor perkembangan dalam hal ini stimulasi sangat penting untuk bisa kita sama tinggi, sama berat," ujar dr. Trisna kepada wartawan, Selasa (4/8).
Ia memaparkan bahwa untuk memastikan tumbuh kembang anak terpantau dengan tepat, terdapat tiga langkah utama yang wajib diperhatikan secara berurutan: cara mengukur yang benar, melakukan plotting ke kurva secara tepat, dan menarik interpretasi hasil pengukuran.
Berikut adalah panduan dan teknik pengukuran pertumbuhan anak yang benar sesuai arahan IDAI:
Penimbangan berat badan anak idealnya menggunakan timbangan digital yang telah divalidasi.
"Bayi tidak ditimbang dalam keadaan berpakaian, jadi harus ditimbang dalam keadaan tidak berpakaian. Pakaiannya seminimal mungkin dan jangan lupa timbangan harus di-nol-kan," jelas dr. Trisna.
Istilah dan metode pengukuran panjang/tinggi badan dibedakan berdasarkan usia dan posisi anak:
Anak di bawah usia 2 tahun (Panjang Badan): Diukur dalam posisi terlentang menggunakan papan pengukur khusus (length board atau infantometer). Pengukuran ini idealnya dilakukan oleh minimal dua orang petugas. Petugas pertama memegang kepala bayi di papan batas atas (fixed headboard), sementara petugas kedua membantu meluruskan lutut bayi serta menekan pembatas kaki (movable footboard) hingga telapak kaki menapak sempurna.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
