Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Juli 2026 | 23.34 WIB

Tingkat Stres Nakes di IGD Tinggi, Kemenkes Ingatkan Penerapan Kesehatan Kerja di RS

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Marzoeki Mahdi dan PT Otsuka Indonesia. (Istimewa) - Image

Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Marzoeki Mahdi dan PT Otsuka Indonesia. (Istimewa)

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan tingginya tingkat stres yang dihadapi tenaga kesehatan, terutama mereka yang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

karena itu, penerapan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit (K3RS) dinilai penting untuk mengantisipasinya. 

Dirjen Kesehatan Lanjutan Kemenkes Azhar Jaya mengatakan, rumah sakit merupakan lingkungan kerja dengan tingkat tekanan yang sangat tinggi.

Sehingga perlindungan terhadap tenaga kesehatan tidak cukup hanya berfokus pada aspek keselamatan fisik.

"Rumah sakit merupakan lingkungan kerja dengan tingkat stres tinggi, terutama di Instalasi Gawat Darurat. Tenaga kesehatan setiap hari menghadapi tekanan pelayanan, situasi kedaruratan, serta beban emosional yang besar," ujar Azhar saat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Marzoeki Mahdi dan PT Otsuka Indonesia, Jumat (10/7).

Menurut Azhar, implementasi K3RS harus mencakup perlindungan terhadap kesehatan psikososial tenaga kesehatan selain aspek keselamatan kerja.

"Implementasi K3RS tidak hanya berfokus pada keselamatan fisik, tetapi juga harus mencakup perlindungan kesehatan psikososial tenaga kesehatan," tegasnya.

Penekanan tersebut disampaikan di sela peluncuran program Mental Ease at Workplaces, hasil kolaborasi Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Marzoeki Mahdi dan PT Otsuka Indonesia untuk memperluas akses layanan kesehatan mental bagi pekerja.

Direktur Utama Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Marzoeki Mahdi, Dr. dr. Nova Riyanti Yusuf, Sp.KJ, mengatakan, kerja sama itu merupakan upaya memperluas akses layanan kesehatan mental melalui kolaborasi antara rumah sakit dan dunia usaha.

Melalui program tersebut, perusahaan mitra dapat mengirimkan pegawainya untuk menjalani asesmen kesehatan mental dan memperoleh layanan wellbeing di Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Marzoeki Mahdi dengan skema pembiayaan bersama antara PT Otsuka Indonesia dan perusahaan.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore