Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 Juni 2026 | 00.15 WIB

Indonesia Masih jadi Pasar Utama Wisata Medis, Malaysia Fair 2026 Hadir di Jakarta

Chief Executive Officer MHTC, Suriaghandi Suppiah, dalam konferensi pers Malaysia Fair 2026 di Hotel Sheraton Jakarta Selatan. (Tazkia Royyan/JawaPos.com) - Image

Chief Executive Officer MHTC, Suriaghandi Suppiah, dalam konferensi pers Malaysia Fair 2026 di Hotel Sheraton Jakarta Selatan. (Tazkia Royyan/JawaPos.com)

JawaPos.com – Malaysia mencatat hampir satu juta warga Indonesia datang untuk berobat sepanjang 2025. Pemeriksaan kesehatan (medical check-up), pengobatan kanker, penyakit jantung, hingga bedah ortopedi menjadi layanan yang paling banyak dicari pasien Indonesia di negeri jiran tersebut.

Data itu disampaikan dalam gelaran Malaysia Fair 2026 yang diselenggarakan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) bersama Tourism Malaysia di Gandaria City, Jakarta, pada 4-7 Juni 2026.

Chargé d'Affaires of Malaysia to Indonesia, Farzamie Sarkawi, mengatakan Indonesia masih menjadi pasar terbesar bagi wisata medis Malaysia.

"Kami berterima kasih kepada saudara-saudara kami dari Indonesia karena terus memilih Malaysia sebagai destinasi pelancongan kesehatan. Pada tahun lalu terdapat 970 ribu pelancong kesehatan dari Indonesia, meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Farzamie dalam sambutannya, Jumat (5/.

Ia menerangkan, tingginya jumlah pasien Indonesia tersebut menunjukkan kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan Malaysia.

"Kepercayaan ini adalah hasil gabungan kepakaran perubatan bertaraf antarabangsa, layanan hospitaliti yang mesra, serta kemudahan rawatan yang moden dan kompetitif," katanya.

Pemeriksaan Kesehatan hingga Jantung Jadi Favorit

Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) mencatat sejumlah layanan yang paling diminati pasien Indonesia meliputi pemeriksaan kesehatan, gastroenterologi, perawatan kanker, endokrinologi, kardiologi, dan bedah ortopedi.

Sepanjang 2025, pasien asal Indonesia menyumbang sekitar RM2,2 miliar terhadap pendapatan wisata medis Malaysia. Nilai tersebut tumbuh 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menyumbang hampir 66 persen dari total pendapatan industri wisata medis Malaysia.

Chief Executive Officer MHTC, Suriaghandi Suppiah, mengatakan Indonesia merupakan pasar utama yang terus menjadi fokus pengembangan wisata medis Malaysia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore