
Sejumlah peanitia kurban menyembelih dan membagi daging sapi kurban di Masjid Al Azhom, Kota Tangerang, Rabu (27/05/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com – Cara memanaskan kembali masakan hewan kurban tidak boleh dilakukan sembarangan karena dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri jika dilakukan berulang kali. Kebiasaan memanaskan masakan ini sering dilakukan saat perayaan Idul Adha.
Dokter Spesialis Gizi Klinik dr. Jovita Amelia, M.Sc, Sp.GK mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan cara penyimpanan dan pemanasan ulang makanan berbahan daging kurban jika akan dimakan keesokan hari.
“Makanan yang akan disimpan sebaiknya disimpan di pendingin dan untuk menghabiskan disarankan dipanaskan hingga cukup panas untuk menghilangkan bakteri,” ujar dr. Jovita saat dihubungi JawaPos.com, Kamis (28/5).
Ia menegaskan, makanan olahan daging tidak disarankan dipanaskan berulang kali karena dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri yang berbahaya bagi kesehatan.
“Tidak disarankan memanaskan berkali-kali karena risiko kontaminasi bakteri,” tambahnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat memperhatikan kebersihan dan cara memasak daging kurban sejak awal, yakni dengan mencuci bersih dan memasak hingga benar-benar matang.
Namun begitu, dr. Jovita menekankan pentingnya membatasi konsumsi daging merah agar tetap aman bagi tubuh. Apalagi saat pembagian daging kurban.
“Daging merah tidak disarankan terlalu banyak karena kaitannya dengan berbagai masalah kesehatan, di antaranya kanker. Jadi yang disarankan 350–500 gram per minggu,” tuturnya.
Ia menjelaskan, konsumsi daging merah idealnya dibatasi sekitar dua hingga tiga porsi per minggu. Kebiasaan mengonsumsi daging setiap hari sebaiknya dihindari.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
