
ILUSTRASI: Hantavirus. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)
JawaPos.com – Dunia kini tengah diminta waspada dengan penyebaran dan penularan Hantavirus yang dibawa hewan pengerat tikus. Meski penularan antar manusia masih tergolong rendah, masyarakat diminta tetap mewaspadai gejala hantavirus jika habis kontak dengan tikus.
Diungkapkan dr. Rio Yansen Cikutra, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Bethsaida Hospital Gading Serpong, infeksi Hantavirus paling sering terjadi melalui airborne transmission. Yakni saat seseorang menghirup partikel udara yang terkontaminasi urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi.
“Selain itu, kontak langsung dengan sarang tikus atau menyentuh permukaan yang terkontaminasi lalu menyentuh area wajah juga meningkatkan risiko penularan," jelas dr. Rio baru-baru ini.
Jika terinfeksi, papar dr. Rio, dapat menyebabkan dua sindrom utama pada manusia. Pertama Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), biasanya menyerang paru-paru dan sistem pernapasan. Lalu kedua, Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS), yang menyerang ginjal dan pembuluh darah.
Untuk itu, masyarakat diminta lebih waspada dan memeriksakan diri secepatnya ketika menemui gejala terinfeksi hantavirus. Secara klinis, gejala Hantavirus terbagi ke dalam dua tahap perkembangan.
Gejala Awal
Menurut dr. Rio, pada tahap awal, gejala yang dirasakan penderita umumnya mengalami demam, sakit kepala hebat, nyeri otot (terutama di bagian punggung dan paha), serta tubuh yang terasa sangat lemas. Gejala ini sering kali disertai gangguan pencernaan seperti nyeri perut, muntah, hingga diare.
Gejala Lanjutan
Jika kondisi memburuk, pasien akan mengalami gangguan pernapasan serius, mulai dari batuk-batuk hingga sesak napas akut akibat penumpukan cairan di paru-paru. Selain itu, dapat terjadi sindrom jaundice (kuning), penurunan tekanan darah secara drastis (syok) hingga gangguan fungsi ginjal.
"Jika Anda mulai merasakan gejala seperti demam tinggi yang disertai nyeri otot hebat, terutama setelah beraktivitas di lingkungan yang berisiko atau memiliki riwayat kontak dengan hewan pengerat, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan medis yang dilakukan sedini mungkin sangat krusial untuk mencegah komplikasi yang lebih berat," tambah dr. Rio.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
