Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Mei 2026 | 23.42 WIB

Penanganan Miom Tanpa Operasi, Teknologi Supine HIFU Mulai Digunakan di Asia Tenggara

Ilustrasi: Proses pembedahan miom di rumah sakit. (Istimewa) - Image

Ilustrasi: Proses pembedahan miom di rumah sakit. (Istimewa)

JawaPos.com — Penanganan miom kini mulai bergeser ke metode yang lebih minim tindakan invasif. KPJ Damansara Specialist Hospital 2 (DSH2) memperkenalkan teknologi Supine HIFU (High-Intensity Focused Ultrasound), terapi penghancur miom tanpa operasi yang diklaim pertama di Asia Tenggara.

Berbeda dengan metode HIFU konvensional yang mengharuskan pasien tengkurap selama prosedur, teknologi Supine HIFU memungkinkan pasien menjalani terapi dalam posisi telentang sehingga dinilai lebih nyaman, terutama untuk tindakan yang berlangsung beberapa jam.

Prosedur ini dilakukan oleh dokter spesialis kebidanan dan kandungan berpengalaman, yakni Dr Liew Yen Eit dan Dr Haliza Kamarudin, yang memastikan perawatan dilakukan secara aman, presisi, dan berstandar tinggi.

“Inovasi ini semakin diminati oleh perempuan modern yang ingin menjaga kesehatan reproduksi tanpa harus menjalani operasi besar,” ujar pihak DSH2 dalam keterangan tertulis.

Selama ini, penanganan miom umumnya dilakukan melalui operasi dengan risiko pembiusan umum, masa pemulihan lebih panjang, hingga kemungkinan pengangkatan rahim. Melalui HIFU, energi ultrasound difokuskan langsung ke jaringan miom untuk menghancurkan sel abnormal tanpa sayatan.

Metode ini dinilai memiliki sejumlah keunggulan seperti nyeri yang lebih minimal, tidak meninggalkan bekas luka operasi, serta waktu pemulihan yang lebih cepat. Selain itu, rahim tetap dapat dipertahankan sehingga peluang kesuburan pasien tetap terjaga.

Meski demikian, HIFU tidak dapat digunakan untuk semua kasus miom. Prosedur ini lebih efektif untuk miom berukuran sedang, jumlah terbatas, dan berada di lokasi yang aman dari organ sensitif. Untuk kasus tertentu, dokter tetap dapat merekomendasikan prosedur lain seperti laparoscopic myomectomy atau hysteroscopic myomectomy.

DSH2 menyebut kehadiran Supine HIFU menjadi salah satu alternatif terapi bagi perempuan yang ingin menangani miom tanpa operasi besar dan tanpa masa pemulihan yang panjang.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore