
Ilustrasi - Cegah ruam popok, perhatikan cara gunakan popok bayi yang tepat. (Dok. Jawa Pos)
JawaPos.com – Ruam popok masih menjadi salah satu masalah kulit yang umum dialami bayi di berbagai belahan dunia. Dalam literatur pediatri, kondisi ini dikenal sebagai diaper dermatitis, yang umumnya dipicu oleh kombinasi kelembaban, kontak berkepanjangan dengan urine dan feses, serta gesekan pada kulit bayi yang masih sensitif.
“Ruam popok tidak hanya dipengaruhi oleh faktor kebersihan, tetapi juga kondisi kulit bayi yang masih dalam tahap perkembangan serta lingkungan di area popok yang cenderung lembab dan tertutup. Karena itu, diperlukan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari kebiasaan perawatan hingga pemilihan produk yang tepat,” jelas Sulistyowati, Head of Marketing MAKUKU Indonesia.
Pada awal kehidupan, terutama selama 1.000 hari pertama, kulit bayi masih dalam tahap perkembangan dan pematangan. Fungsi lapisan pelindung kulit belum sepenuhnya optimal, sehingga lebih rentan terhadap iritasi akibat faktor luar seperti kelembapan berlebih, suhu, maupun gesekan. Area popok menjadi salah satu bagian yang paling sensitif karena sirkulasi udara terbatas dan cenderung berada dalam kondisi lembap.
Kondisi lembap tersebut dapat memengaruhi keseimbangan pH kulit dan meningkatkan kemungkinan terjadinya iritasi. Paparan urine dan feses dalam waktu yang lama juga dapat memicu kemerahan serta ruam pada kulit bayi. Oleh karena itu, menjaga area popok tetap bersih dan kering merupakan langkah dasar yang penting untuk mengurangi risiko tersebut.
Dalam perawatan sehari-hari, popok sebaiknya diganti secara teratur, idealnya setiap 2–4 jam, serta memastikan kulit sudah bersih dan kering sebelum menggunakan popok yang baru. Memberikan kesempatan bagi kulit untuk terpapar udara secara cukup juga membantu menjaga kondisi kulit bayi tetap sehat dan seimbang.
Sejalan dengan meningkatnya perhatian terhadap kesehatan kulit bayi, inovasi pada produk popok terus mengalami perkembangan. Salah satu inovasi tersebut adalah penggunaan teknologi Super Absorbent Polymer (SAP), yang memiliki kemampuan menyerap dan mengunci cairan secara lebih efektif dibandingkan bahan penyerap tradisional.
Teknologi ini membantu meminimalkan kontak langsung antara cairan dengan kulit, sehingga kulit bayi dapat tetap terasa lebih kering selama pemakaian.
Selain daya serap, tingkat keamanan dan kecocokan terhadap kulit juga menjadi faktor penting dalam pemilihan produk. Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh Dermatest GmbH di Jerman, MAKUKU Diapers dinyatakan memiliki toleransi kulit yang sangat baik dan memenuhi standar dermatologically tested. Hasil tersebut diperoleh melalui uji epicutaneous pada berbagai tipe kulit tanpa menunjukkan adanya reaksi kulit yang signifikan pada area yang diuji.
Hasil ini dilengkapi oleh laporan uji toksikologi dari Safety and Technical of Industrial Products Center, Tianjin Customs District, yang mengklasifikasikan produk sebagai nonirritant, dengan pengujian berulang yang tidak menunjukkan adanya iritasi pada kulit.
Rangkaian pengujian tersebut menjadi bagian dari upaya untuk memastikan bahwa produk tidak hanya berfungsi secara optimal, tetapi juga memiliki tingkat toleransi yang sesuai untuk kulit bayi yang sensitif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022