
Ilustrasi dokter internship. (Freepik)
JawaPos.com – Istilah dokter internship tengah ramai dibicarakan setelah kasus meninggalnya seorang dokter muda berinisial AMW, 26, di Cianjur yang diduga akibat campak dengan komplikasi pneumonia.
Kemudian muncul pertanyaan, sebenarnya apa itu dokter internship dan bagaimana perannya dalam sistem kesehatan di Indonesia?
Dilansir dari lamas resmi Kementerian Kesehatan, dokter internship merupakan tahap pematangan bagi dokter yang baru lulus pendidikan.
Pada fase ini, mereka menjalani proses adaptasi di lapangan agar mampu bekerja secara mandiri dan siap menghadapi berbagai kondisi nyata dalam praktik medis.
Program ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas layanan kesehatan tetap terjaga, sekaligus melindungi keselamatan pasien melalui dokter yang benar-benar kompeten.
Secara umum, internship adalah proses pemahiran dan kemandirian dokter setelah menyelesaikan pendidikan formal.
Tujuannya adalah menyelaraskan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik langsung di rumah sakit atau puskesmas.
Dengan begitu, dokter tidak hanya memahami teori, tetapi juga terlatih menghadapi situasi nyata di lapangan.
Program internship ini juga merupakan amanat dari Undang-Undang Praktik Kedokteran.
Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa hanya dokter yang memenuhi standar kompetensi yang boleh menjalankan praktik.
Oleh karena itu, internship menjadi tahap tambahan untuk memastikan dokter benar-benar siap sebelum membuka praktik mandiri.
Selain itu, keberadaan program dokter internship juga sejalan dengan standar kesehatan global.
World Federation for Medical Education, lembaga pendidikan kedokteran di bawah World Health Organization, merekomendasikan adanya tahap ini sebagai bagian dari pendidikan dokter.
