Ilustrasi kartu peserta BPJS Kesehatan. menkeu Purbaya Yudhi sadewa memastikan iuran BPJS kesehatan tidak akan naik sampai ekonomi tumbuh di atas 6%. (Istimewa)
JawaPos.com - BPJS Kesehatan menyediakan layanan skrining riwayat kesehatan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif bagi peserta JKN-KIS. Layanan ini bisa dilakukan semua peserta JKN secara cepat melalui aplikasi Mobile JKN untuk mendeteksi faktor risiko berbagai penyakit sejak dini, sehingga dampak lanjutan dapat dicegah lebih cepat dan tepat.
Program skrining ini juga berfokus pada deteksi awal faktor risiko penyakit tidak menular seperti Diabetes Melitus, hipertensi, penyakit ginjal kronik, dan jantung koroner. Selain itu, BPJS Kesehatan juga mendorong deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA, Pap Smear, hingga krioterapi.
Semua langkah ini dirancang agar peserta lebih sadar terhadap kondisi kesehatannya sebelum muncul keluhan serius.
Pengertian Skrining Riwayat Kesehatan
Skrining riwayat kesehatan merupakan metode penapisan untuk mengetahui potensi risiko penyakit di masa mendatang.
Melalui pengisian data dan pertanyaan tertentu, peserta dapat mengetahui apakah dirinya memiliki faktor risiko terhadap penyakit seperti diabetes melitus, tekanan darah tinggi, gagal ginjal, maupun penyakit jantung koroner.
Manfaat Skrining bagi Peserta
Skrining riwayat kesehatan memberikan sejumlah manfaat praktis bagi peserta JKN-KIS. Pertama, peserta bisa mengetahui gambaran kondisi kesehatannya sejak dini.
Kedua, proses pengisian lebih hemat waktu karena dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
Selain itu, hasil skrining dapat dikonsultasikan langsung ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar.
Jika hasil skrining menunjukkan risiko sedang, khususnya untuk Diabetes Melitus, peserta dapat melanjutkan dengan pemeriksaan penunjang di FKTP. Tidak hanya untuk individu, instansi atau badan usaha juga dapat memanfaatkan data skrining untuk mengetahui profil kesehatan dan potensi risiko penyakit para pekerjanya.
Cara Melakukan Skrining Melalui Mobile JKN
1. Buka aplikasi mobile JKN
2. Login dengan memasukkan NIK atau nomor kartu JKN, password, dan captcha.
3. Setelah masuk ke halaman utama, pilih Menu Lainnya
4. Pilih Skrining Riwayat Kesehatan
5. Masukkan nomor kartu BPJS, klik Pilih
6. Jika muncul pop-up berisi persetujuan skrining riwayat kesehatan, klik Setuju
7. Isi data diri secara lengkap dan benar, lalu klik Selanjutnya
8. Jawab seluruh pertanyaan skrining sampai selesai
9. Hasil skrining akan muncul setelah semua pertanyaan selesai dijawab
Tindak Lanjut Hasil Skrining

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
