alexametrics
Minyak-Minyak Nabati Kaya Manfaat untuk Diri

Khasiat Minyak Zaitun untuk Kesehatan Pembuluh Darah dan Jantung

Oleh: Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS *)
26 Maret 2022, 15:48:57 WIB

Para peneliti herbal menaruh perhatian khusus pada semua bagian tanaman zaitun, terutama karena manfaatnya bagi kesehatan. Manfaat itu diketahui melalui publikasi hasil pengamatan langsung terhadap pemakai minyak zaitun yang bermukim di kawasan Mediterania. Zat kandungan yang diketahui mengandung manfaat tersebut, antara lain, asam oleat, terpenoid, betakaroten, vitamin E, dan skualena.

MINYAK zaitun memang tidak berasal dari Indonesia. Namun, masyarakat negeri ini mengenalnya dengan baik. Sebab, minyak zaitun juga digunakan sebagai cenderamata saat umat Islam kembali dari menunaikan ibadah haji atau umrah. Dan, kini minyak zaitun sudah makin mudah didapatkan di berbagai toko penyedia makanan.

Tanaman asal bernama ilmiah Olea europaea itu berasal dari suku Oleaceae. Pohon zaitun tidak terlalu tinggi dengan warna hijau sepanjang tahun. Buah zaitun berwarna hijau saat belum masak dan berubah warna menjadi hitam ketika sudah masak benar. Daerah asal pohon zaitun adalah kawasan lembah Mediterania, yaitu daratan di sekeliling Laut Tengah. Kawasan pesisir Laut Tengah adalah daerah tempat tumbuhnya pohon zaitun yang potensial.

Minyak zaitun atau olive oil digunakan dalam kehidupan sehari-hari secara teratur di da-erah tersebut. Salah satu yang terkenal adalah Mediterranean diet (diet Mediterania). Ini adalah makanan tradisional penduduk di kawasan tersebut yang terdiri atas buah, sayur, dan minyak zaitun dengan sedikit saja produk hewani seperti telur dan daging. Susunan diet bisa bervariasi antardaerah dengan sumber lemak utama hanyalah minyak zaitun. Para ahli mengakui diet ini sebagai model diet yang mempunyai manfaat luar biasa, terutama bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Jenis-Jenis Minyak Zaitun

Ada dua jenis minyak zaitun, yakni extra-virgin olive oil dan virgin olive oil. Beda keduanya terletak pada pembuatannya. Extra-virgin olive oil dibuat dengan penekanan buah zaitun secara cold-press (penekanan tanpa panas). Cara ini mengakibatkan rendahnya kerusakan dan kontaminasi zat kandungan.

Sementara itu, virgin olive oil dibuat melalui kombinasi cara cold-press dan pabrikasi. Kualitas minyak zaitun yang dibuat dengan penekanan dingin lebih baik dan dapat dikonsumsi langsung. Virgin olive oil lebih tepat digunakan sebagai minyak goreng.

Minyak Zaitun Mengandung Asam Lemak Tak Jenuh

Kandungan utama minyak zaitun adalah asam lemak sebanyak 98 persen, yaitu asam oleat. Ini adalah lemak yang termasuk monounsaturated fatty acid, yakni asam lemak tidak jenuh.

Sebuah studi dilakukan terhadap responden yang mengalami hipertensi. Hasilnya menunjukkan terjadinya penurunan tekanan darah bagi mereka yang mengonsumsi minyak zaitun secara teratur. Dalam studi itu, dijumpai responden yang dapat mengurangi dosis obat antihipertensi yang diresepkan dokter karena tekanan darah menurun.

Penggunaan extra-virgin olive oil menunjukkan terjadinya pengurangan penebalan lapisan pembuluh darah bagian tengah pembuluh arteri karotis pada orang sehat. Ini membuktikan peran perlindungan minyak zaitun terhadap perkembangan penyempitan pembuluh arteri.

Minyak Zaitun Turunkan Kerusakan Oksidatif

Sejarah mencatat rendahnya angka kejadian kanker payudara di negara kawasan Mediterania jika dibandingkan dengan Eropa atau Amerika. Dalam kajiannya, peneliti Spanyol menghubungkan konsumsi diet Mediterania dengan rendahnya angka penderita kanker payudara pada wanita pascamenopause.

Seperti kanker payudara, teramati pula rendahnya angka kejadian kanker kolon pada orang yang mengonsumsi diet Mediterania. Studi terdahulu terhadap pria sehat dan wanita pascamenopause menemukan menurunnya kerusakan oksidatif pada inti sel setelah mengonsumsi minyak zaitun. Diduga, kondisi itu terjadi akibat efek antioksidan senyawa golongan fenol minyak zaitun.

Minyak Zaitun Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis adalah nyeri persendian karena beberapa sebab seperti kerusakan pada tulang rawan dan berkurangnya lapisan pelumas persendian. Ini adalah penyakit autoimun dengan pertambahan usia sebagai penyebab utama. Hasil studi menunjukkan aktivitas antiradang dan antioksidan minyak zaitun dalam mengatasi nyeri persendian itu.

Efek senyawa fenol yang terkandung di dalam extra-virgin olive oil terhadap rheumatoid arthritis telah dilakukan pada hewan percobaan. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberian dosis tertentu melalui makanan pada mencit selama enam minggu mencegah nyeri sendi, menurunkan pembengkakan, dan kerusakan tulang rawan. Hasil ini berkaitan dengan khasiat antiradang minyak, yaitu menurunnya sekresi agen penyebab radang. (*)

MENGONSUMSI MINYAK ZAITUN

– Bisa memilih minyak zaitun dari jenis extra-virgin olive oil. Pilihlah dari merek yang berkualitas yang dijual di toko yang juga bereputasi baik. Bau minyak yang asli memang spesifik.

– Dosis yang dianjurkan USDA (United States Department of Agriculture) adalah satu sampai dua sendok makan sehari. Satu sendok makan sama dengan 15 ml.

– Yang tidak terbiasa mengonsumsi minyak secara langsung disarankan untuk mencampurkannya ke dalam sayuran dalam hidangan salad.

– Jangan melewati batas dosis karena secara umum kelebihan lemak tidak baik bagi kesehatan.

– Pasien dengan kadar lemak tinggi disarankan lebih dulu berkonsultasi dengan dokter.


*) Prof Dr Apt Mangestuti Agil MS, Guru Besar Botani Farmasi dan Farmakognosi Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

YouTube: Kanal Kesehatan Prof Mangestuti

Editor : Dhimas Ginanjar

Saksikan video menarik berikut ini: