
Wamenkes RI, Benjamin Paulus Octavianus saat meninjau pelaksanaan program cek kesehatan di pabrik PT HM SAMPOERNA TBK Rungkut 2, Surabaya, Jumat (19/12/2025). (Novia Herawati/JawaPos.com)
JawaPos.com - PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), mengadakan program cek kesehatan dan vaksinasi bagi karyawannya.
Kurang lebih 5.000 tenaga kerja di fasilitas produksi Sigaret Kretek Tangan (SKT) Sampoerna di Surabaya ini berpartisipasi.
Acara semakin bermakna dengan hadirnya Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus dan anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurnia.
Bersama Direktur Sampoerna, Elvira Lianita, Benjamin dan Indah meninjau program cek kesehatan, termasuk skrining Tuberkulosis (TB), dan vaksinasi influenza.
Wamenkes Benjamin menyampaikan apresiasi atas peran aktif Sampoerna dalam mendukung program prioritas pemerintah guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama pekerja di sektor industri padat karya.
“Ini contoh praktik yang baik. Kolaborasi swasta, Kementerian, Dinas Pemprov juga Pemkot. Hari ini sekitar 5.000 karyawan diperiksa dan ke depan seluruh karyawan SKT Sampoerna akan menjalani pemeriksaan," tuturnya, Jumat (19/12).
Menurut Benjamin, skrining kesehatan berperan penting dalam mencegah penyakit tidak menular yang sering berkembang tanpa gejala awal, sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan rutin di lingkungan kerja perlu terus dilakukan.
Pemeriksaan kesehatan juga sejalan dengan agenda Asta Cita pemerintah, yakni menekankan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya langkah preventif melalui deteksi dini berbagai penyakit.
"Semoga ke depannya lebih banyak perusahaan yang melakukan kolaborasi serupa. Yang penting, data hasil pemeriksaan terintegrasi dengan dinas kesehatan setempat, sehingga dapat ditindaklanjuti,” imbuh Benjamin.
Benjamin juga berterima kasih kepada Sampoerna. Pasalnya selain pemeriksaan kesehatan umum, para karyawan juga vaksinasi influenza dan skrining TB, yang menjadi program nasional.
"Sekarang sedang musimnya pancaroba dan biasanya terjadi peningkatan kasus flu. Dengan vaksinasi, jika seseorang tetap terinfeksi, gejalanya akan jauh lebih ringan karena sudah memiliki perlindungan,” bebernya.
Sementara itu, Direktur Sampoerna, Elvira Lianita, mengatakan program pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi adalah agenda rutin sebagai wujud komitmen menjaga kesehatan dan kesejahteraan seluruh karyawan.
“Kesehatan karyawan berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup mereka. Karyawan adalah aset penting perusahaan, banyak dari karyawan kami yang juga tulang punggung keluarga," tutur Elvira.
Di sisi lain, anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurnia mengapresiasi konsistensi Sampoerna dalam menjaga kesehatan pekerja, terutama pekerja SKT yang mayoritas adalah pekerja perempuan.
“Cek kesehatan dan vaksinasi yang dilakukan Sampoerna ini langkah pencegahan penting. Jika masyarakat sehat, beban layanan kesehatan dapat ditekan dan tujuan Indonesia Emas 2045 lebih mudah dicapai,” tukas Indah. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
