
Ilustrasi seseorang yang mengalami hamil anggur (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Tren pernikahan di usia mudah memang masih cukup tinggi terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di daerah-daerah tertentu yang masih mempertahankan tradisi budaya menikah di usia belia.
Meskipun terlihat romantis dan penuh harapan, pernikahan di usia muda membawa berbagai risiko kesehatan terutama terkait kehamilan dan persalinan. Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah komplikasi kehamilan yang bisa terjadi pada ibu hamil di usia yang belum matang secara fisik dan mental. Di antara berbagai komplikasi, terdapat kondisi abnormal yang dikenal dengan istilah mola hidatidosa atau hamil anggur.
Mengenal Apa Itu Hamil Anggur
Hamil anggur adalah kondisi kehamilan abnormal di mana jaringan plasenta berkembang tidak normal dan membentuk kista-kista yang menyerupai buah anggur. Pada kondisi ini, sel telur yang telah dibuahi tidak berkembang menjadi janin yang sehat, melainkan membentuk pertumbuhan jaringan abnormal di dalam rahim. Meskipun terjadi pembuahan, namun kehamilan ini tidak akan menghasilkan bayi yang dapat berkembang dengan normal. Hamil anggur termasuk dalam penyakit trofoblas gestasional yang memerlukan penanganan medis segera untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.
Kondisi ini sering kali menimbulkan kebingungan pada ibu hamil karena gejalanya bisi mirip dengan kehamilan normal i awal-awal masa kehamilan. Namun, seiring berjalannya waktu, akan muncul tanda-tanda yang menunjukkan adanya kelainan dalam kehamilan tersebut. Gejala yang mungkin muncul ketika seseorang mengalami hamil anggur meliputi:
Oleh karena itu, pemeriksaan rutin ke dokter kandungan menjadi kunci utama untuk mendeteksi kelainan pada kehamilan sedari dini. Kondisi ini juga dibagi menjadi dua jenis utama.
Dua Jenis Utama Hamil Anggur
Seperti yang dilansir dari Very Well Health, karakteristik kondisi ini dibedakan dari segi genetik dan perkembangan jaringannya, dimana tingkat keparahannya juga berbeda.
1. Complete Molar Pregnancy
Pada hamil anggur jenis ini, tidak ada jaringan janin yang terbentuk sama sekali di dalam rahim. Seluruh jaringan yang berkembang adalah jaringan plasenta abnormal yang berbentuk seperti kumpulan anggur. Kondisi ini terjadi ketika sel sperma membuahi sel telur yang kosong atau tidak memiliki materi genetik dari ibu. Kehamilan molar lengkap memiliki risiko lebih tinggi untuk berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
2. Partial Molar Pregnance
Hamil anggur jenis ini terjadi ketika terdapat beberapa jaringan janin yang mulai terbentuk tetapi tidak dapat berkembang dengan normal. Pada kondisi ini, janin yang terbentuk memiliki kelainan kromosom yang parah sehingga tidak dapat bertahan hidup. Selain itu, jaringan plasentanya juga berkembang secara abnormal dan membentuk kista-kista menyerupai anggur.
Faktor Risiko dan Pentingnya Pemeriksaan Dini
Adapun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami hamil anggur. Melansir dari Mayo Clinic, usia ibu saat hamil menjadi salah satu faktor penting, dimana risiko lebih tinggi terjadi pada perempuan yang hamil di usia lebih dari 43 tahun atau di bawah 15 tahun.
Selain itu, riwayat kehamilan anggur sebelumnya juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kondisi serupa di kehamilan berikutnya. Faktor usia muda inilah yang menjadi salah satu alasan kuat mengapa pernikahan dan kehamilan di bawah usia 18 tahun sangat tidak disarankan dari sisi medis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022