
Seorang pria yang sedang menghangatkan diri di musim dingin (dok. freepik)
JawaPos.com - Ketika suhu mulai menurun, sebagian orang mungkin merasakan tubuh menjadi lebih kaku dan otot terasa nyeri. Rasa sakit ini sering muncul tanpa sebab yang jelas, namun banyak yang mengaitkannya dengan udara dingin. Fenomena ini ternyata bukan sekadar perasaan, suhu dingin memang dapat memengaruhi cara otot bekerja dan merespons nyeri.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa cuaca dingin dapat berkontribusi terhadap nyeri otot atau bahkan cedera otot. Namun, hubungan pastinya masih terus diteliti oleh para ilmuwan. Yang pasti, orang dengan kondisi nyeri otot kronis seperti fibromyalgia cenderung mengalami gejala yang lebih parah ketika suhu menurun.
Fibromyalgia sendiri adalah gangguan yang menyebabkan nyeri otot menyeluruh dalam jangka panjang. Dilansir melalui Medical News Today, terdapat sebuah tinjauan ilmiah tahun 2021 menemukan bahwa sebagian penderita kondisi ini merasa suhu dingin sebagai sensasi menyakitkan secara fisik, sehingga memperburuk gejala mereka. Meski begitu, bukan berarti semua nyeri otot saat cuaca dingin disebabkan oleh penyakit kronis. Ada berbagai alasan lain yang mungkin menjadi penyebab.
Mengapa Otot Sakit saat Udara Dingin
Terdapat beberapa teori yang menjelaskan hubungan antara suhu rendah dan nyeri otot. Salah satu penyebab utama adalah ketegangan otot. Saat udara dingin, otot dan tendon cenderung menegang, bahkan tubuh bisa menggigil untuk menghasilkan panas. Proses ini membuat otot berkontraksi berulang kali, yang bisa menimbulkan rasa kaku atau nyeri bila berlangsung lama.
Selain itu, ada kemungkinan cedera otot lebih mudah terjadi di udara dingin. Penurunan suhu dapat memengaruhi kekuatan otot, kelincahan, serta daya tahan, sehingga meningkatkan risiko cedera saat beraktivitas fisik.
Faktor lain yang turut berperan adalah sensitivitas terhadap nyeri. Tinjauan ilmiah tahun 2022 menyebutkan bahwa suhu dingin bisa mengubah persepsi tubuh terhadap rasa sakit dan bahkan memicu peradangan pada saraf tertentu.
Tak hanya itu, perubahan perilaku juga berpengaruh. Saat cuaca dingin, banyak orang menjadi kurang aktif. Kurangnya pergerakan membuat otot menjadi kaku dan melemah, yang akhirnya menyebabkan rasa tidak nyaman.
Seberapa Umum Nyeri Otot di Cuaca Dingin?
Belum ada data pasti mengenai seberapa umum nyeri otot terjadi saat suhu menurun. Hal ini karena belum ada bukti ilmiah kuat yang menyatakan bahwa cuaca dingin secara langsung menjadi penyebabnya. Meski begitu, banyak laporan dari masyarakat menunjukkan bahwa keluhan ini cukup sering dialami, terutama pada orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Jika nyeri otot muncul tiba-tiba, terasa sangat parah, atau mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Rasa sakit yang menetap bisa menandakan adanya gangguan medis yang lebih serius.
Cara Meredakan Nyeri Otot saat Cuaca Dingin
Beberapa perawatan sederhana di rumah dapat membantu mengurangi nyeri otot akibat udara dingin. Walaupun tidak bisa mengatasi penyebab utamanya, cara ini efektif untuk meredakan ketegangan dan meningkatkan kenyamanan.
Salah satu langkah utama adalah menghangatkan tubuh. Menjaga suhu inti tubuh tetap stabil dapat membantu otot lebih rileks. Selain itu, memberikan panas langsung pada otot dengan kompres hangat, botol air panas, atau bantal pemanas dapat mengendurkan otot yang tegang.
Peregangan ringan juga penting untuk menjaga elastisitas otot. Gerakan lembut dapat membantu mengurangi kekakuan, terutama pada bagian punggung atau bahu. Namun, sebaiknya lakukan peregangan dengan hati-hati dan konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter bila memiliki kondisi medis tertentu.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
